Beberapa waktu lalu kami pernah membahas beberapa modus penipuan yang marak terjadi. Kali ini kami akan kembali mengupas beberapa jenis modus penipuan yang kerap kali terjadi di sekitar kita. Mari simak bersama-sama, siapa tahu salah satunya pernah atau sedang menimpa Anda saat ini.
Auto Debet & Peningkatan Paket (Upgrade) TV Berbayar + Paket Internet
Saat ini sudah umum jika setiap rumah menggunakan tv berbayar agar dapat menikmati program-program tv dari saluran internasional. Untuk mendapatkan fasilitas ini, tentu saja pelanggan diharuskan untuk berlangganan. Biasanya ada berbagai metode pembayaran yang bisa dilakukan, salah satunya dengan melakukan auto debet langsung ke tagihan kartu kredit Anda agar tidak perlu repot-repot melakukan pembayaran via ATM transfer setiap bulannya. Namun sayangnya, ada saja tv berbayar yang nakal, tagihan Anda bisa tiba-tiba tanpa pemberitahuan, atau ada juga yang naik tanpa sebab Bayangkan jika Anda tidak teliti, akumulasi dalam setahunnya bisa lumayan tinggi.
Modus kedua yang sering terjadi misalnya saat pelanggan ditawarkan untuk melakukan peningkatan paket internetnya. Biasanya petugas akan menjanjikan peningkatan kecepatan internet hanya dengan menambah harga paket sedikit saja. Pada kenyataannya, justru kecepatan internet tidak terlalu bertambah secara signifikan.
Phishing
Phishing adalah sebuah bentuk penipuan yang biasanya muncul di email. Penipuan jenis ini biasanya beroperasi dengan cara mengirimkan korban sebuah email yang seakan-akan berasal dari perusahaan ternama & bonafit. Nantinya nasabah diharuskan untuk mengisi data pribadi di sebuah situs palsu yang tentu saja sudah didesain sedemikian rupa agar tampak seperti situs yang meyakinkan seperti situs asli dari perusahaan. Data-data yang diminta misalnya email dan password email, serta data keuangan seperti nomor kartu kredit, CVV, nama kartu, tanggal kedaluwarsa kartu kredit. Tentu saja hal ini dapat merugikan Anda, karena nantinya para pelaku penipuan dapat berbelanja seenaknya tanpa bertanggung jawab menggunakan seluruh data kartu kredit yang sudah mereka dapatkan. Jadi, bisa saja saat tagihan kartu kredit Anda tiba bisa muncul berbagai tagihan pembayaran yang tidak pernah Anda lakukan. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah dengan lebih waspada dan tidak membuka email yang tidak meyakinkan, terutama email yang masuk ke folder spamserta memasang anti-virus di komputer masing-masing.
Untuk kasus penipuan online seperti phishing Anda disarankan untuk melakukan pelaporan ke Polres, Polda, atau Mabes Polri. Namun Anda juga bisa langsung melapor melalui email ke cybercrime@polri.go.id dengan menyertakan nama dan nomor rekening pelaku usaha online yang dianggap sudah menipu Anda.
Pencurian Data Kartu Kredit di Restoran
Saat bersantap di restoran, pelanggan biasanya bisa memanggil pelayan untuk mengantarkan tagihan ke meja; dari situ biasanya pelanggan akan langsung menyerahkan uang tunai untuk langsung membayar. Beberapa lainnya justru meletakkan kartu kredit dan membiarkan pelayan untuk menyerahkan ke kasir. Jika Anda tipe pelanggan kedua, maka Anda wajib berhati-hati. Tidak sedikit kejadian kartu kredit Anda dipakai oleh oknum pelayan atau kasir yang tidak bertanggungjawab. Data kartu kredit Anda bisa saja dicuri oleh oknum tersebut, dan digunakan untuk transaksi online. Biasanya mereka mencatat nama dan nomor pemilik kartu, serta data rahasia lainnya seperti CVV dan tanggal kedaluwarsa. Saran kami, jika Anda memilih untuk membayar menggunakan kartu kredit ada baiknya jika Anda sendiri yang langsung ke meja kasir. Gunakan pin saat melakukan transaksi untuk menambah proteksi pembayaran dan perlindungan kartu Anda.
amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).
Siapa yang tidak familiar dengan corona virus diseases 19 atau dikenal dengan Covid-19? Sebuah wabah penyakit yang datang secara misterius dari belahan dunia lain, dan menyebar ke seluruh negara yang ada di dunia membuat banyak perubahan dalam aspek kehidupan. Kesehatan, mata pencaharian, kegiatan sehari-hari berubah 180 derajat. Sadar atau tidak, semua orang mengalami dampak ini termasuk Ibu Tari (bukan nama sebenarnya).
Menjadi tulang punggung ketika keadaan tidak stabil bukanlah perkara mudah, selain menguras tenaga dan emosi, gaji yang diterima pun terbatas. Ditambah lagi, dengan orangtua yang harus mendapatkan pengobatan intensif membuat Ibu Tari kewalahan menghadapi hidupnya yang dirundung masalah yang bertubi-tubi.
Ibu Tari tidak pantang menyerah, ia mencoba mengambil pekerjaan lain, ia yakin selagi berusaha, selalu ada jalan untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Namun Ibu Tari sadar bahwa tidak bisa terlalu memaksakan diri untuk bekerja karena sadar dirinya butuh istirahat agar tidak jatuh sakit.
Di saat Ibu Tari mulai kehilangan arah, akhirnya ia mengikuti investasi yang berakhir penipuan. Uang yang sudah ia kumpulkan agar bisa mendapatkan keuntungan harus ia relakan, dan akhirnya Ibu Tari mengambil langkah akhir untuk menutupi kekurangan tersebut dengan mengambil pinjaman pada pinjaman online.
Mendapatkan dana melalui pinjaman online memang instan, namun rasa gelisah muncul karena mengingat ini adalah riba, Ibu Tari merasa tidak yakin apa yang dilakukannya benar, dan memilih untuk berhenti dari pinjaman tersebut namun bingung memulai darimana. Setelah berkali-kali muncul di media sosial Ibu Tari, ia mantap untuk menggunakan amalan sebagai pendamping penyelesaian utang-utangnya. Walaupun awalnya tidak yakin dengan amalan karena tidak ingin tertipu, namun Ibu Tari memiliki support system yang mendampingi, meyakinkan bahwa amalan bisa dijadikan tempat untuk “bersandar” dalam proses pelunasan.
Ibu Tari merasa bekerjasama dengan amalan membuat ia merasa percaya diri untuk memulai hidupnya kembali. Ia merasa didampingi, merasa mendapatkan perlindungan, dan paham metode pertahanan diri ketika debt collector mulai menghubungi kembali. Ia paham bahwa debt collector pun melakukan tugas sebagaimana mestinya, maka dari itu untuk mempermudah pekerjaannya, jadilah kooperatif dan berpikir logis.
“Pantang menyerah tidak ada dalam kamus kehidupanku”, adalah hal yang mungkin tidak akan didengarkan oleh debt collector, namun Ibu Tari percaya, jika menghadapi suatu masalah dengan kejujuran dan bertanggung jawab melunasi sedikit demi sedikit walaupun pahit, lambat laun akan membuahkan hasil yang manis.
Kesuksesan adalah target yang sukar dipahami dan seringkali terasa di luar jangkauan. Mungkin karena merasa tidak punya cukup uang, tidak mengerjakan sesuatu yang disukai, hingga ketidaksesuaian ekspektasi dengan realita. Mungkin banyak dari kita yang berpikir “Jika kita bisa mendapatkan banyak hal yang belum kita raih, maka kita akan bahagia.” Namun, kita sering kali merasa harus memenuhi impian dengan instan, misalnya melalui harta benda atau pun jumlah dana di tabungan.
Kesuksesan itu tidak selalu datang dari hal-hal yang sering terlihat, karena perasaan tersebut bisa diukur dari bagaimana kita menanggapi sebuah keadaan seperti pencapaian karir atau hubungan.
Coba lupakan sejenak standar yang ditetapkan masyarakat. Ini 7 langkah agar Anda dapat merasa sukses dengan cara Anda sendiri.
1. Kelilingi Diri Anda dengan Hal Positif
Rasa bahagia dapat lebih dari sekadar pengalaman pribadi. Lingkungan dan orang-orang di dalamnya akan mudah memengaruhi perasaan. Ketika berada di dalam lingkungan positif akan termotivasi dengan pemikiran-pemikiran terbuka, banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat membawa kita ke arah yang lebih baik serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
2. Visualisasikan Kesuksesan
Ajak dirimu untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, baik dari karir, keuangan dan sebagainya. Seperti menambah wawasan dengan belajar bahasa asing, melunasi utang, mengambil pendidikan lebih tinggi, atau memulai menabung untuk hari tua. Miliki tujuan yang akan membawa Anda mencapai financial freedom dengan cara menabung. Anda dapat implementasikan tujuan hidup dengan langkah-langkah yang sudah anda rencanakan.
3. Rayakan Pencapaian Anda
Apapun pencapaiannya, kecil atau besar, Anda sudah berusaha keras untuk itu dan Anda berhak untuk merayakannya. Ini salah satu cara agar menghargai jerih payah yang sudah diusahakan selama ini. Cara merayakan pencapaian tentu berbeda-beda, beberapa orang akan merayakan dengan teman, keluarga, bahkan sekedar me time untuk merasakan rasa syukur atas apa yang sudah diraih. Jadi, tidak ada salahnya untuk membuat perayaan sederhana untuk sesuatu yang sudah diusahakan!
4. Jadilah Pemimpin untuk Dirimu
Jangan pernah menggantungkan kebahagiaanmu dengan orang lain, tidak dengan pasangan, teman, maupun pengikut media sosial. Anda akan merasa lebih mudah untuk mencapai keinginan jika memiliki tanggung jawab penuh atas diri sendiri. Memiliki tanggung jawab penuh untuk dirimu adalah perjalanan hidup yang challenging, kamu membuat kesalahan, namun itu akan lebih baik daripada berandai-andai. Karena jika bukan diri sendiri maka siapa yang akan mengejar tujuan tersebut?
5. Menolong Orang
Menolong orang adalah salah satu hal baik yang dapat kita lakukan. Dengan menolong, kita bisa merasakan ada rasa syukur yang dipanjatkan dari orang lain melalui bantuan yang kita berikan, dari rasa terima kasih yang disampaikan. Jika kita ingin merasa sukses, sukses bisa berbentuk berguna bagi orang lain
6. Mengingat Pentingnya “Self-Care”
Menolong orang itu adalah hal yang baik, namun tidak dengan mengabaikan kebutuhan Anda sendiri. Beri waktu untuk istirahat dan merasakan kebahagiaan yang Anda berikan pada orang lain. Beri waktu untuk diri sendiri. Jika Anda merawat diri sendiri, Anda akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengejar kesuksesan Anda dan memengaruhi orang lain secara positif.
7. Temukan Hal Baik
Meski pun terkadang tampak hanya sedikit hal yang bisa disyukuri dalam hidup, lihatlah ke sisi dalam diri dan akui hal yang berjalan baik. Temukan situasi dan orang-orang dalam hidup yang membuat Anda bersyukur dan fokuslah pada hal tersebut.
Pemenuhan diri dan kesuksesan tidak terjadi dalam semalam. Semua itu membutuhkan waktu dan upaya sadar untuk mewujudkannya. Gunakan langkah-langkah di atas sebagai titik awal dan teruslah berinvestasi pada diri sendiri dan masa depan Anda.
Saat mengelola keuangan memang diperlukan kepekaan dan melihat kondisi yang sedang berlangsung. Ketika mulai memasuki bulan Ramadan misalnya, tentu saja cara mengatur keuangan di bulan tersebut tidak bisa disamakan seperti cara mengelola di bulan-bulan biasanya. Lalu, apa perbedaannya dan pengeluaran apa saja yang harus diperhatikan saat akan mengatur keuangan di bulan Ramadan?
Acara Buka Bersama
Salah satu pengeluaran yang paling terasa selama bulan Ramadan adalah untuk acara buka bersama. Maka dari itu, Anda pun juga harus mengatur persentase keuangan yang jelas untuk jenis pengeluaran ini. Sebab jika tidak, dana Anda akan cepat habis tanpa terasa.
Untuk menyiasatinya, lebih baik Anda betul-betul memilih mana acara buka bersama yang sebaiknya Anda hadiri, misalnya acara dengan keluarga inti, dengan perusahaan tempat Anda bekerja (biasanya dibiayai perusahaan), serta 1-2 acara lain yang dirasa paling penting.
Anda pun juga bisa menyiasati acara buka bersama agar lebih hemat dengan sistem potluck. Ingatlah bahwa inti dari acara buka bersama ini hanyalah reuni dan saling bertukar cerita, sehingga makan di restoran mewah rasanya tidak perlu dijadikan prioritas.
Jika tidak sedang mengikuti acara buka bersama, Anda bisa memanfaatkan waktu-waktu ini untuk lebih hemat lagi. Usahakan untuk selalu memasak sendiri makanan daripada harus menggelontorkan dana berlebih untuk makan di luar. Godaan untuk langsung membeli makanan dari luar memang biasanya sangat besar, apalagi jika sudah seharian bekerja di luar dan terlalu lelah untuk sekedar menyiapkan makanan berbuka puasa.
Solusinya, cobalah untuk menyiapkan makanan dari pagi hari sebelum berangkat, sehingga saat sore hari Anda cukup memanaskan makanan dan tidak perlu repot lagi. Saat selesai makan malam, Anda bisa mulai menyiapkan makanan untuk sahur, begitu seterusnya agar arus keuangan tetap terkendali dan hemat.
Belanja Hari Raya
Saat menyambut hari raya, ada banyak persiapan yang perlu dibeli, salah satunya pakaian hari raya, makanan untuk disajikan saat hari raya, dsb. Mulailah menabung dari sekarang agar Anda bisa mengumpulkan uang dan dialokasikan untuk jenis pengeluaran ini. Jika ingin lebih hemat lagi, cobalah untuk berbelanja beberapa kebutuhan dari sekarang, misalnya baju hari raya.
Selain harga yang cenderung masih lebih murah dibanding bulan Ramadan, Anda juga bisa berbelanja dengan lebih nyaman karena belum banyak orang yang berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan. Untuk makanan-makanan yang akan disajikan, Anda dapat menyiasatinya dengan mulai mencari resep-resep makanan dengan bahan yang harganya lebih murah dan mulailah belajar untuk membuatnya sendiri agar biaya yang digelontorkan tidak terlalu tinggi.
Alokasi THR untuk Prioritas
Mengatur keuangan saat Ramadan juga tidak boleh melupakan cara mengalokasikan THR dengan lebih tepat. Saat mendapatkan THR umumnya orang akan langsung fokus pada menghamburkan untuk dana mudik dan belanja kebutuhan hari raya semata, padahal seseungguhnya mengatur prioritas dengan jelas akan lebih tepat dilakukan ketimbang dihambur-hamburkan begitu saja.
Zakat Fitrah
Bulan Ramadan sering dimanfaatkan sebagai momen untuk membantu kaum yang membutuhkan. Jika Anda memasukkan zakat fitrah dalam daftar prioritas, maka ada baiknya untuk langsung menyisihkan uang yang Anda dapatkan di awal.
Zakat ini pun tidak terbatas berupa uang saja, Anda juga bisa menyumbang dengan barang-barang yang diperlukan, seperti pakaian layak pakai maupun sembako. Setelah Anda tahu persis berapa besar persentase untuk zakat, barulah Anda bisa mulai mengatur persentase untuk pengeluaran di bulan Ramadan lainnya, seperti dana mudik dan dana belanja.
Biaya Mudik
Salah satu alokasi THR yang perlu diperhitungkan adalah biaya untuk mudik. Tingginya harga tiket di saat mudik memang menjadi perhatian yang cukup tinggi. Namun, mengingat THR sendiri baru didapatkan pada minggu ketiga di bulan Ramadan, maka ada baiknya Anda mulai membeli tiket pulang dari sekarang.
Saat mendapatkan THR kelak, Anda bisa menambahkan mengalokasikan sisa THR untuk dana mudik yang masih belum dibiayai, misalnya biaya dari dan ke bandara/stasiun, biaya untuk makan saat perjalanan mudik, serta biaya darurat lainnya.
Satu hal yang paling tidak boleh terlewat adalah memanfaatkan THR untuk membayar utang tertunggak. Gaji bulan ke-13 yang Anda dapatkan ini memang sebaiknya langsung diprioritaskan untuk membayar sisa utang. Jika Anda merasa masih banyak sisa utang yang masih belum terselesaikan, Anda tetap dapat melunasinya dengan memanfaatkan keringanan utang dari pihak bank.
Di bulan Ramadan, biasanya bank menyediakan banyak potongan bagi utang yang masih Anda miliki, maka dari itu jangan sampai melewatkan kesempatan ini, dan manfaatkan THR Anda untuk membayar utang tersebut.
Cicilan berbunga rendah dengan tenor diperpanjang,
Gabungan keduanya.
Anda bisa mendapatkan ketiga jenis keringanan ini melalui perusahaan yang menyediakan program manajemen utang. Perusahaan tersebut biasanya memiliki banyak konsultan utang yang profesional, dan bisa membantu Anda menyusun strategi dalam mendapatkan keringanan tersebut. Tidak hanya itu, jika Anda memiliki banyak utang di beberapa bank sekaligus, jasa seperti ini bisa dimanfaatkan agar Anda tahu jenis utang mana yang sebaiknya dilunasi terlebih dahulu.
Setiap bank memang memiliki kebijakan yang berbeda-beda, maka dari itu konsultan dari program manajemen utang dapat membantu Anda untuk mendapatkan keringanan terbaik dan bisa membantu Anda untuk langsung mengikuti program agar utang tersebut bisa cepat terselesaikan. Salah satu perusahaan dengan program manajemen utang yang bisa Anda gunakan misalnya, amalan.
Ramadan telah tiba! Bulan Ramadan memang identik dengan banyaknya acara silaturahmi dengan teman dan sanak saudara. Hal ini jugalah yang secara tidak langsung bisa mempengaruhi besarnya pengeluaran. Jadi, seperti apa solusinya? Cara terbaik adalah dengan mengontrol anggaran dengan pos-pos yang bertema Ramadan, serta beberapa cara lain yang bisa Anda praktikan.
Konsisten dengan Anggaran Reguler
Membuat anggaran bulanan merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi pengeluaran. Anggaran dengan pengeluaran reguler seperti yang dilakukan pada bulan-bulan lain sebaiknya tetap dijalankan dengan teratur. Jangan lupa untuk mengatur antara tagihan bulanan, investasi, tabungan, dan pengeluaran sehari-hari menurut prioritasnya masing-masing.
Hal yang paling terasa saat bulan Ramadan biasanya adalah pos pengeluaran untuk makanan dan biaya untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Untuk menyiasati pengeluaran di pos makanan dan hari raya, Anda bisa menekan anggaran dan lebih hemat untuk pengeluaran lain, agar arus pengeluaran Anda tetap seimbang.
Kontrol Uang Belanja Anda
Biasanya keinginan dan nafsu untuk berbelanja akan meledak saat bulan Ramadhan. Begitu banyak orang yang berbelanja, terutama mengincar pakaian dan barang elektronik. Jika tetap ingin mengelola keuangan di bulan Ramadan dengan baik, sebaiknya Anda benar-benar dapat menahan diri dan benar-benar memilih hal yang dibutuhkan sebelum dibeli.
Pos belanja seringkali diprioritaskan saat bulan Ramadan, hal inilah yang seringkali membuat orang jadi lepas kendali, gampang menguras isi tabungan, dan utang kartu kredit menumpuk. Cara kedua yang bisa Anda lakukan agar dapat mengontrol keuangan adalah dengan mencari tahu tempat-tempat belanja yang murah untuk barang yang Anda inginkan. Anda dapat berbelanja online agar lebih menghemat biaya.
Buka Puasa Tidak Perlu yang Mahal
Momen Ramadan memang sering dimanfaatkan untuk buka bersama dengan orang-orang tersayang, baik itu keluarga, reuni teman SMA, teman kuliah, teman kerja, dan masih banyak lagi. Namun sebaiknya Anda juga harus tetap menjaga kantong agar tidak jebol gara-gara terlalu sering bersilahturahmi.
Ingatlah masih ada biaya-biaya lain yang harus ditanggung sampai akhir bulan Ramadan kelak, misalnya biaya transportasi untuk mudik, belanja keperluan Idul Fitri seperti baju dan keperluan lainnya, dll.
Saat Anda tidak buka bersama dengan teman/kerabat, pilihlah menu berbuka yang lebih hemat.Tidak perlu menu yang terlalu variatif dan mewah, yang penting adalah Anda merasa cukup dan menunya pun bergizi, serta tidak kekurangan cairan. Berbuka puasa tidak perlu mahal, bukan?
Pengeluaran untuk Hari Raya
Saat hari raya tiba, biasanya pengeluaran yang muncul cenderung lebih melambung dibanding hari-hari lainnya di bulan Ramadan. Acara-acara silaturahmi tentu saja tidak lepas dari biaya yang dikeluarkan, seperti biaya menu-menu yang dihidangkan untuk menyambut para tamu.
Tidak ketinggalan kue-kue lebaran, dekorasi rumah, baju pada hari raya. Untuk menyiasati cara mengelola keuangan di bulan Ramadan, tidak ada salahnya Anda mulai mencari resep-resep agar dapat menghidangkan makanan sendiri, tanpa harus membeli dari luar yang tentunya lebih mahal.
Tidak ketinggalan, biaya parsel juga sering menjadi salah satu pengeluaran yang seringkali berjumlah tinggi. Anda juga dapat menyiasatinya dengan membuat parsel sendiri dengan model yang jauh lebih sederhana. Anda juga bisa mengganti isi parsel dengan opsi pengganti lain yang harganya lebih murah, dan tidak terbatas pada makanan saja.
Biaya Mudik
Biaya yang pasti keluar saat Idul Fitri adalah biaya untuk mudik. Biasanya saat musim liburan seperti ini tiket pesawat, kereta api, hotel, semua pasti akan naik dan kantong jadi membengkak. Pesan tiket dari jauh-jauh hari, dan jangan malas untuk melakukan perbandingan harga agar Anda dapat memangkas biaya semaksimal mungkin. (Baca juga: Mudik Hemat? Siapa Takut!)
Selalu utamakan untuk mengalokasikan THR untuk hal penting seperti membayar utang yang masih tertunggak, lalu bergeraklah untuk mulai memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Tidak lupa, jangan lupa sisakan uang untuk zakat dan tabungan.
Sisihkan Zakat Fitrah Dulu
Bulan Ramadhan umumnya juga dimanfaatkan sebagai momen untuk saling membantu, bantuan yang disebut zakat fitrah ini bisa berupa uang maupun barang kepada orang yang ingin dibantu. Jika Anda berencana untuk memberi zakat berupa uang maka sisihkan terlebih dahulu, samakan sistemnya dengan menabung.
Ketahui dengan jelas ke mana saja Anda akan mengalokasikan zakat yang sudah Anda siapkan, tidak hanya itu Anda pun juga dapat memberi zakat berupa barang berupa baju layak pakai maupun sembako. Intinya jika Anda berniat memberikan lebih baik sisihkan terlebih dahulu baru pengeluaran lainnya menyusul di belakang.
Pada intinya, persiapan pengeluaran saat lebaran harus diurutkan menurut prioritas Anda. Sisihkan uang untuk menabung dan zakat (jika sudah jelas ingin memberi siapa), sisanya baru kelola pengeluaran di pos lain. Siapkan dana untuk mudik karena biasanya harga tiket pesawat dan hotel jadi sangat tinggi, disusul dengan biaya untuk membeli baju atau barang-barang baru, biaya saat hari raya, dsb.