Hindari Transaksi Double Swipe Kartu Kredit Saat Berbelanja

Pada awal September lalu, Pemerintah melalui Bank Indonesia, telah menyatakan bahwa praktik double swipe kartu kredit maupun kartu debit kini sudah dilarang. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, namun demi menjaga perlindungan data pribadi dari nasabah yang bersangkutan.

Peraturan BI yang Mengatur Double Swipe Kartu Kredit

Pelarangan penggesekan ganda tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari pencurian data dan informasi kartu. Peraturan yang melarang penggesekan ganda kartu kredit maupun kartu debit di mesin EDC dan mesin kasir ini sudah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Pada Pasal 34 huruf b, Bank Indonesia melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran. Tercakup di dalamnya adalah larangan pengambilan data melalui mesin kasir di pedagang. (dikutip dari detik Finance)

“Bagaimana maksud praktik double swipe (penggesekan ganda) itu sendiri?” 

Seringkali kita temui di beberapa tempat belanja, baik department store, superstore, maupun di beberapa toko yang melayani fasilitas pembayaran dengan kartu kredit dan debit. Tidak jarang kita temui bahwa kasir-kasir yang berada di tempat tersebut melakukan penggesekkan dua kali: satu kali di mesin EDC (Electronic Data Captured) serta satu lagi di mesin kasir.  Padahal ternyata hal inilah yang berujung pada bahaya karena terkait dengan ketidakamanan data pemilik kartu.

Bahaya Double Swipe Kartu Kredit

Ketidakamanan Mesin Kasir Merchant yang Tidak Diawasi oleh Regulator

Praktik double swipe kartu kredit dilarang oleh Pemerintah karena bisa berdampak pada keamanan data nasabah pemilik kartu kredit maupun kartu debit. Hal ini bisa saja menyangkut pada potensi pencurian atau penyalahgunaan data dan informasi kartu. Sebenarnya yang wajib dihindari adalah ketika kartu tersebut digesek ke mesin kasir, karena pihak bank tidak bisa menjamin keamanan data rahasia yang dimiliki nasabah. Cash register / mesin kasir yang tersebar di berbagai department store atau supermarket, maupun toko-toko lainnya biasanya tidak memiliki pengamanan seperti yang terdapat pada mesin EDC. 

Bank Tidak Bertanggungjawab terhadap Data yang Direkam Mesin Kasir Merchant

Biasanya  praktik penggesekkan ganda pada kartu kredit atau kartu debit ke mesin kasir bukan dilakukan untuk pelaporan ke pihak bank, karena sekedar untuk perekaman data internal bagi pihak merchant saja. Hal inilah yang membuat praktik double swipe dalam transaksi berbahaya, karena muncul potensi penyalahgunaan atau pencurian data oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab. 

Digunakan untuk Transaksi Online

Dengan seluruh data yang telah direkam dalam transaksi dan tersimpan dalam mesin kasir, bukan tidak mungkin data tersebut dipakai untuk berbelanja secara online. Saat berbelanja secara online, data-data kartu kredit maupun debit bisa digunakan untuk berbelanja. Hal inilah yang terkadang membuat nasabah / pemilik kartu tiba-tiba didatangi oleh tagihan yang sangat tinggi, padahal mereka sama sekali tidak pernah menggunakannya untuk berbelanja. 

Data Dipindahkan ke Kartu Palsu

Dengan ketidakamanan yang berpotensi terjadi dalam kasus ini, oknum yang tidak bertanggungjawab bisa melihat seluruh keterangan pribadi dalam kartu kredit maupun debit yang tersedia dalam data kasir / cash register. Jika dilakukan penggesekan ganda, data-data seperti nomor kartu, nama nasabah, tanggal kedaluwarsa kartu, sampai 3 digit kode CVV (Card Verification Value) yang tercantum di belakang kartu juga akan terekam. Melalui data-data ini, bukan tidak mungkin bahwa oknum tersebut memindahkannya ke dalam sebuah kartu palsu dengan menggunakan card writer encoder. 

Apa yang Harus Dilakukan?

Agar terhindar dari praktik double swipe kartu kredit atau debit, Anda harus mengingatkan ke kasir yang bekerja untuk tidak melakukan double swipe atas kartu kredit maupun debit. Dilansir dari CNN, Agus DW Martowardojo, Gubernur BI, juga mengimbau seluruh masyarakat untuk langsung menolak jika kasir / merchant yang bersangkutan mulai melakukan penggesekan ke mesin kasir, apalagi jika sebelumnya Anda sudah melihat bahwa kasir / merchant sudah melakukan penggesekan ke mesin EDC. 

Anda juga dapat melakukan pelaporan ke Bank Indonesia jika masih terjadi pelanggaran. Anda dapat melaporkannya ke Bank Indonesia Contact Center (BICARA) 021 – 131, dengan menyebutkan nama merchant dan nama bank pengelola yang dapat dilihat di stiker mesin EDC.

Konsekuensi Jika Masih Ada Pelanggaran 

Kembali dilansir dari detikFinance, General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Marta, menyebutkan bahwa diperlukan tindakan tegas agar merchant menaati standar operasional prosedur yang telah diberikan oleh bank. Tentu saja pihak BI pun juga sudah memiliki tindakan yang akan dijalankan jika praktik ini masih terus dilakukan. Merchant di manapun yang memiliki akses terhadap mesin EDC atau pembayaran menggunakan kartu kredit & debit, harus menaati larangan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah.

Di kasus ini, biasanya acquirer / pihak bank yang bekerja sama dengan merchant, harus memastikan kepatuhan merchant terhadap larangan yang baru dikeluarkan tersebut. Nantinya, acquirer / bank akan diminta untuk mengambil tindakan tegas. Bukan tidak mungkin jika bank akan memutus kerja sama dengan pihak merchant nakal yang masih melakukan praktik penggesekan ganda. Hal ini dilakukan juga berdasarkan aturan Bank Indonesia (BI) agar merchant taat terhadap hukum yang berlaku. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan mesin electronic cash register (ECR) dari pihak bank, karena mesin ini juga bisa digunakan oleh merchant untuk rekonsiliasi data. Jadi, merchant dapat langsung merekam data kartu kredit / debit kastamer untuk keperluan bank sekaligus untuk keperluan pendataan kastamer bagi merchant.

Sumber: detikFinanceCNN,

Baca juga artikel lainnya dari amalan:

  1. Sistem Cashless di Indonesia. Apa Kelebihan dan Kekurangannya?
  2. Kartu Kredit dan Kartu Debit. Pilih yang Mana?
  3. Hidup Tanpa Kartu Kredit. Memang Bisa?

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Hidup Tanpa Kartu Kredit. Memang Bisa?

Meskipun belum banyak pengguna kartu kredit di Indonesia, keberadaan kartu plastik ini sering dianggap penting karena dapat memudahkan Anda untuk berbelanja dan mendapatkan promo saat berbelanja. Sayangnya, penggunaan kartu kredit yang tidak tepat dapat membawa Anda jatuh ke dalam masalah. Maka dari itu, banyak yang beranggapan bahwa lebih baik hidup tanpa kartu kredit. Namun apakah asumsi tersebut benar?

Hidup tanpa Kartu Kredit di Indonesia = Mungkin Saja!

Di Indonesia sendiri, penggunaan kartu kredit memang belum membludak. Sampai saat ini tidak ada banyak faktor yang benar-benar mewajibkan seseorang untuk memiliki kartu kredit. Banyak yang beranggapan banyak kekurangan jika hidup tanpa kartu kredit, namun berikut adalah beberapa faktor yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan untuk memulai hidup tanpa kartu kredit: 

1. Masih Bisa Mendapatkan Potongan Harga meskipun Bukan dengan Kartu Kredit 

Tidak mempunyai kartu kredit memang bisa membuat Anda kehilangan kesempatan mendapat reward saat bertransaksi. Reward adalah salah satu keuntungan tambahan yang didapat dari kartu kredit yang Anda punya. Beberapa orang memanfaatkan keuntungan tersebut dan menukarkan reward yang dimiliki untuk mendapat potongan harga ataupun keuntungan lainnya.

Namun, jika Anda hidup tanpa kartu kredit ada opsi lain yang bisa Anda manfaatkan supaya bisa mendapatkan promo atau potongan harga. Anda bisa memanfaatkan berbagai kartu non tunai untuk uang elektronik seperti Flazz BCA, e-Money, BNI TapCash, BRIZZI, dan TCASH (Telkomsel Cash). Media pembayaran elektronik ini juga bisa memberikan Anda banyak promosi yang bisa dimanfaatkan. Contoh perbandingannya seperti ini:

Pada kartu kredit BCA, kamu bisa mengikuti program PAY 1 FOR 2 setiap pembelian tiket bioskop di XXI. Jika kamu tidak memiliki kartu kredit sama sekali, kamu juga tetap bisa menonton hemat di XXI, yaitu dengan menggunakan TCASH setiap hari Senin dengan hanya membayar sebesar Rp25.000,- untuk setiap tiket bioskop XXI.

Bagaimana? Masih bisa menikmati promosi tanpa kartu kredit, bukan? Kuncinya adalah Anda harus sering-sering mencari tahu promosi apa yang bisa Anda dapatkan. Jangan lupa berlangganan newsletter dari kartu non tunai yang Anda gunakan, supaya bisa mengetahui promosi terkini. 

(Baca juga: Ini Dia Cara Mengevaluasi Pengeluaran Bulanan Anda)

2. Masih Bisa Bertransaksi Online Hanya dengan Kartu Debit 

Saat ini belanja online sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan. Belanja online memudahkan Anda untuk membeli barang tanpa harus pergi dan juga menyediakan segala kebutuhan. Untuk mendapatkan lebih banyak pilihan barang, Anda bisa berbelanja di situs internasional seperti Amazon, eBay, atau memesan kamar Agoda maupun berbagai situs internasional lainnya. Sayangnya, untuk berbelanja di situs-situs seperti ini Anda memerlukan kartu kredit agar bisa melakukan pembayaran. 

Tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa berbelanja di berbagai situs internasional meskipun tidak memiliki kartu kredit. Anda bisa menggunakan kartu debit untuk berbelanja online. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua kartu debit bisa digunakan saat melakukan pembayaran. Pastikan kartu debit yang Anda miliki mempunyai logo VISA atau MasterCard. Biasanya kartu debit seperti ini juga memiliki CVV yang dapat digunakan untuk belanja seolah – olah merupakan kartu kredit.

Jika kartu debit yang Anda punya tetap tidak bisa digunakan. Anda masih bisa menggunakan payment gateway dengan DOKU Wallet, iPaymu ataupun Firstpay. Banyak opsi pembayaran yang dapat membantu Anda untuk melakukan pembayaran transaksi online. Jadi, jangan khawatir, ya! 

3. Tetap Bisa Mengajukan KPR dan KKB 

Berbeda dengan negara maju, di Indonesia sendiri kepemilikan kartu kredit bukan menjadi suatu hal yang wajib. Anda tidak akan bermasalah sama sekali jika ingin mengajukan jenis pinjaman lain meskipun tidak memiliki kartu kredit. Di negara seperti Amerika Serikat, kartu kredit merupakan barang yang penting dimiliki untuk mengajukan kredit seperti KPR atau KKB namun lain halnya dengan di Indonesia di mana kartu kredit dapat digantikan dengan banyak pilihan lain. 

(Baca juga: 4 Cara Melunasi Utang Kartu Kredit dengan Cepat)


amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Akhir Tahun adalah Waktu yang Tepat agar Terbebas Masalah Kartu Kredit

Menumpuknya masalah kartu kredit yang Anda hadapi dalam beberapa waktu terakhir, terutama selama tahun 2017 bukan tanpa jalan keluar. Masalah-masalah tersebut, khususnya utang yang tertunggak dan tidak mampu dilunasi memang sering menjadi batu penghalang untuk memulai berbagai awal baru, misalnya untuk mulai memiliki rumah baru, memulai bisnis baru, mengajukan pembelian kendaraan bermotor baru, dsb. Bagaimana tidak? Masalah kartu kredit yang tertunggak seringkali berdampak pada IDI Historis, di mana setiap adanya penunggakan yang Anda lakukan akan tetap tercatat dalam sistem Bank Indonesia, dan buruknya kolektabilitas kredit dapat membuat nama Anda tercoreng buruk dan dianggap kurang cukup kredibel untuk diberikan pinjaman. 

Cara Cepat Melunasi Utang

Ada beberapa cara cepat melunasi utang, kunci utamanya adalah dengan mengikuti program keringanan. Program keringanan atau biasa disebut dengan restrukturisasi kredit adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya. Hasil dari restrukturisasi kredit ini biasanya dapat meringankan nasabah sehingga mereka bisa lebih mampu membayar. Ada beberapa cara yang biasanya bisa dilakukan, misalnya dengan penurunan suku bunga kartu kredit, perpanjangan jangka waktu (tenor) kredit, pengurangan tunggakan bunga kredit, pengurangan tunggakan pokok kredit, penambahan fasilitas kredit, dan konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara. 

Cara-cara ini biasanya terbentuk dalam beberapa jenis program keringanan yang umumnya bisa didapatkan misalnya: mendapatkan potongan atas kredit yang dimiliki, potongan dengan cicilan yang diperpanjang, atau gabungan keduanya. Berikut adalah penjelasan ketiga jenis program keringanan dari bank tersebut:

Potongan / Diskon dalam Satu Kali Bayar

Jenis program keringanan yang satu ini membuat nasabah bisa mendapatkan diskon dengan nominal yang biasanya cukup meringankan. Sesuai dengan namanya, walaupun nasabah mendapatkan diskon dalam utangnya (umumnya 20-50%), mereka harus langsung membayar dalam satu kali bayar. Dalam beberapa kasus, program keringanan satu ini dapat memberikan pemilik kartu potongan diskon sampai 70%. Hanya saja, Anda harus memiliki kesiapan dana sehingga bisa langsung membayar. Jenis ini tentunya kurang cocok bagi Anda yang tidak memiliki simpanan yang cukup, yang bisa langsung dialokasikan untuk membayar sisa tunggakan yang telah didiskon dalam satu kali bayar. Keuntungan utama yang bisa langsung dirasakan adalah terbebas dari gangguan debt collector dan merasa lebih tenang karena utangnya sudah menghilang, sebab dalam satu kali bayar seluruh pembayaran dapat terselesaikan. 

Cicilan yang Diperpanjang dengan Bunga Rendah

Kedua adalah dengan mencicil dengan lebih ringan. Biasanya dengan program ini nasabah bisa mencicil dengan tingkat suku bunga yang jauh lebih rendah. Jika bunga normal yang berjalan saat ini berada di kisaran 2,25%, maka ada kemungkinan untuk mendapatkan bunga sebesar 0-2% saja. Sama halnya dengan tenor cicilan, Anda dapat mencicil dengan jangka waktu yang lebih panjang. Pada beberapa kasus tertentu, Anda bisa mencicil sampai 60 bulan (5 tahun). Dana yang perlu disiapkan untuk mengikuti program ini setidaknya dana untuk membayar DP (minimal 10% dari total utang untuk kartu kredit atau satu bulan cicilan untuk KTA) atau tergantung kebijakan dari bank. Keuntungan program ini adalah Anda dapat membayar sedikit demi sedikit tanpa harus langsung mengeruk tabungan. Sayangnya, diperlukan konsistensi pembayaran yang tinggi. Sekali saja Anda melewatkan pembayaran maka program akan dianggap gagal, dan total tunggakan akan kembali seperti semula seperti tidak mendapatkan keringanan sama sekali. 

Diskon Cicilan 

Untuk program diskon cicil, biasanya Anda bisa mendapatkan keuntungan dari dua jenis program di atas. Namun karena sifatnya gabungan, tentu saja Anda tidak dapat mencicil sepanjang program cicilan, umumnya sebanyak 6x pembayaran saja. Begitupun pada diskon, Anda tidak mendapatkan diskon sebesar program diskon satu kali bayar.  Jenis program seperti ini hanya tersedia di beberapa bank saja. Selain itu, bank juga akan melihat kondisi yang dialami nasabah terlebih dahulu. Jika nasabah memiliki kondisi pendukung yang membuatnya semakin sulit untuk melunasi utang, maka kemungkinan besar mereka bisa mendapatkan program ini (dengan catatan bank ybs memiliki program tsb). 

Akhir Tahun adalah Waktu yang Tepat agar Terbebas Masalah Kartu Kredit

Setelah mengetahui berbagai solusi cepat melunasi utang yang bisa Anda ambil untuk menyambut 2018 dengan awal yang baru, inilah saat yang tepat untuk mengambil langkah tersebut. Mengapa justru di akhir tahun atau Desember justru merupakan waktu yang tepat agar terbebas dari masalah kartu kredit? Ada beberapa alasan di balik itu semua:

Alasan #1 : Agar Dapat Memulai Awal Baru di Tahun 2018 dengan Lebih Positif 

Meskipun sudah di penghujung tahun, mulai menyusun strategi dalam melunasi utang di tahun berikutnya merupakan langkah yang tepat. Setidaknya, Anda sudah tahu bagaimana cara mengatasi pembayaran utang di tahun 2018. Hal ini tentunya dapat membuat Anda lebih positif dan dapat bersiap-siap mulai dari sekarang dalam melihat peluang untuk mencari penghasilan tambahan. Misalnya dengan menjadi freelancer atau melihat peluang-peluang untuk memulai bisnis online. 

Alasan #2 : Bisa Memanfaatkan Bonus Akhir Tahun dengan Baik

Di beberapa perusahaan, biasanya akan ada bonus akhir tahun yang bisa didapatkan. Manfaatkan bonus akhir tahun ini sebagai cara terbebas dari utang bank. Anda dapat mengalokasikan bonus untuk langsung membayar utang, sehingga tidak terlanjur dihabiskan untuk pengeluaran lain yang sifatnya bukan prioritas atau malah bersifat konsumtif. Dengan begitu, Anda dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan bulanan atau akhir tahun.  

Alasan #3 : Banyak Program Spesial dari Bank

Beberapa bank biasanya mengeluarkan program-program khusus yang lebih menarik dan meringankan Anda dalam melunasi sisa tunggakan. Selain itu, program keringanan yang dikeluarkan oleh pihak bank biasanya juga lebih spesial dan belum tentu muncul di bulan-bulan biasanya, karena momen akhir tahun seringkali diidentikkan dengan adanya bonus tahunan. Hal inilah yang biasanya dapat membuat program lebih menarik, agar bisa disesuaikan dengan kondisi utang Anda. Bentuk-bentuk program keringanan ini juga beragam. Penawaran ini eksklusif bagi customer amalan international. Tim berpengalaman kami siap membantu Anda terbebas dari utang kartu kredit ataupun KTA. Jika ingin mengetahui program keringanan apa yang ditawarkan, Anda dapat menghubungi amalan agar sekaligus dapat mengonsultasikan permasalahan Anda dengan kami.

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Simak 5 Hal Ini Saat Memilih Program Konsolidasi Utang Kartu Kredit

Sudah mendengar tentang konsolidasi utang? Cara ini dipercaya sebagai solusi yang bisa Anda ambil agar dapat melunasi utang dengan lebih ringan. Intinya, Anda bisa menggabungkan beberapa jenis utang menjadi satu, lalu melunasinya dengan cicilan yang lebih rendah. Namun, bagaimana cara memilih program konsolidasi utang kartu kredit yang tepat?

Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita ingat-ingat lagi apa itu definisi konsolidasi utang kartu kredit:

Definisi Konsolidasi Utang Kartu Kredit dan KTA

Pada dasarnya konsolidasi utang adalah langkah yang diambil untuk mempermudah Anda agar dapat melunasi gabungan beberapa jenis utang menjadi satu utang saja kepada sebuah lembaga pembiayaan selain bank (misalnya multifinance maupun perusahaan peer to peer lending).

Biasanya ada beberapa keuntungan konsolidasi utang kartu kredit atau KTA yang bisa Anda dapatkan. Pertama, Anda tidak perlu lagi repot-repot membayarkan utang secara terpisah kepada beberapa bank sekaligus. Jadi dengan melakukan konsolidasi utang, seluruh proses pembayaran berbagai utang kartu kredit atau KTA hanya dilakukan melalui satu pintu. Hal ini bisa menjadi sangat merepotkan, apalagi jika Anda adalah orang yang cukup sibuk. Selain itu keuntungan konsolidasi utang kartu kredit lainnya adalah dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan bunga normal. 

Ada dua jenis konsolidasi utang, yakni menggunakan agunan dan tidak menggunakan agunan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan bisa didapatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan bukan bank. 

Kini, amalan bekerja sama dengan lembaga multifinance serta perusahaan peer to peer lending terpercaya di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya amalan dalam membantu klien kami dalam menuju hidup baru bebas utang, yang terintegrasi dalam program manajemen utang amalan. Berikut adalah dua jenis program konsolidasi utang yang tersedia di amalan:

Jenis Program Konsolidasi Utang

Konsolidasi dengan Agunan

Sesuai dengan namanya, konsolidasi utang dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan agunan. Pada kebanyakan kasus, biasanya jenis aset yang bisa diagunkan berupa properti, khususnya rumah tinggal. Pada kasus lain, Anda juga bisa memberikan mobil sebagai agunan. 

Untuk mengikuti program konsolidasi dengan agunan, utang yang masih berjalan bisa dalam keadaan tertunggak maupun lancar. Jadi, meskipun belum tertunggak Anda dapat mengambil langkah ini sebagai langkah preventif agar dapat melunasi utang dengan keringanan sementara masih memiliki dana. Bagi yang sudah tertunggak, amalan juga akan membantu melakukan proses negosiasi terlebih dahulu sebelum utang dikonsolidasikan. Sehingga, Anda bisa melunasi utang dengan lebih ringan lagi. 

amalan menyediakan program jenis ini dengan bekerja sama bersama beberapa lembaga multifinance ternama di Indonesia seperti BFI Finance dan Smart Finance, untuk membantu klien kami dalam mendapatkan program konsolidasi utang. 

Konsolidasi tanpa Agunan: Card Cutter dan Card Cutter Plus

Tentu saja jenis konsolidasi utang yang ini lebih cocok digunakan oleh Anda yang memang tidak memiliki aset. amalan bekerja sama dengan sebuah perusahaan peer to peer lending ternama di Indonesia, KoinWorks, untuk memberikan program ini kepada klien kami. Sebagai salah satu perusahaan startup di bidang financial technology di Indonesia, tentunya Anda sudah mengenal KoinWorks sebagai perusahaan yang melayani pemberian pinjaman dengan bunga yang rendah. Ada dua jenis program konsolidasi tanpa agunan:

Card Cutter

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Pada program Card Cutter, kondisi utang biasanya belum tertunggak. Anda tidak perlu menggunakan agunan apapun, cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter (dibantu dengan konsultan profesional amalan), lalu beberapa jenis utang akan digantikan menjadi satu utang baru. 

Card Cutter Plus 

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Bedanya, kondisi utang biasanya sudah tertunggak, lalu sebelum dikonsolidasikan menjadi satu, utang-utang tersebut akan melalui proses negosiasi terlebih dahulu agar mendapatkan potongan. Tentu ini akan membuat utang Anda menjadi lebih ringan lagi, dan lebih mudah untuk dilunasi. Sama halnya dengan Card Cutter, Anda juga tidak perlu menggunakan agunan apapun. Cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter Plus (dibantu dengan konsultan profesional amalan).

Cara Memilih Program Konsolidasi Utang yang Tepat

Pilih Peminjam yang Memang Sudah Terdaftar OJK

Langkah pertama untuk mencari program konsolidasi utang adalah dengan memilih peminjam yang memang memiliki reputasi yang baik. Tolak ukur pertama tentunya dengan mengecek apakah peminjam tersebut terdaftar di OJK, sebab sebagai lembaga yang memiliki otoritas atas lembaga keuangan yang mengelola dana, tentu saja OJK akan melakukan seleksi terhadap anggota-anggotanya. 

Biasanya, peminjam yang terdaftar dalamOJK juga bisa lebih dipercaya akan kemampuannya dalam menjaga informasi dan data pribadi para calon peminjamnya. Belum lagi, untuk urusan keuangan yang bersifat pribadi, tentunya Anda tidak mau sembarangan orang mengakses data Anda, bukan? Beberapa jenis lembaga keuangan yang harus Anda cek namanya dalam OJK tidak terbatas pada bank, multi-finance (pembiayaan), maupun perusahaan peer to peer lending. 

Menunjukkan Anda Skema Pembayaran yang Jelas Sampai Pinjaman Berhasil Dilunasi

Setelah memilih peminjam yang menyediakan program konsolidasi utang, tentu saja Anda juga harus tahu bagaimana cara pendaftaran, serta melihat skema pembayaran yang akan Anda lakukan. Jika memang pembayaran cicilan misalnya dilakukan sampai 24 bulan ke depan (dua tahun), maka lihatlah apakah tabel tersebut memberikan perincian secara jelas, berapa besar nominal yang harus dibayarkan setiap bulan, beserta dengan bunganya. Dengan begitu, Anda bisa melihat jelas bagaimana perhitungannya dan apakah Anda cukup mampu untuk mengikuti program tersebut sampai selesai, agar masalah utang yang sedang berjalan juga bisa cepat selesai. 

Cicilan per Bulan yang Dibayarkan Seharusnya Lebih Rendah Dibandingkan Cicilan Saat Ini

Saat Anda mengikuti program konsolidasi utang, salah satu yang patut diperhatikan adalah besarnya cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Normalnya, cicilan per bulan harus lebih rendah dibandingkan cicilan yang Anda bayarkan saat ini. Anggap saja saat ini Anda memiliki dua kartu kredit dan satu KTA yang menunggak, jika diakumulasikan seluruh total utang tertunggak sebesar Rp100.000.000,- lalu cicilan per bulan yang harus dibayarkan secara kumulatif sebesar Rp10.000.000,- Namun, dengan program konsolidasi ini, nantinya ketiga jenis utang akan beralih menjadi satu jenis utang dengan salah satu perusahaan peer to peer lending terpercaya, dan Anda hanya perlu membayar lebih rendah, anggap saja hanya Rp300.000,- saja per bulannya sampai tenor yang sudah ditentukan dan tentunya lebih meringankan Anda. Tentu saja tidak semua skema akan berjalan seperti ini, bisa saja cicilan per bulan menjadi hanya Rp1.000.000,- atau bahkan lebih, namun yang pasti cicilan tersebut akan lebih rendah dibandingkan cicilan ke bank.

Suku Bunga yang Wajar dengan Biaya yang Masuk Akal

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah adanya suku bunga yang wajar. Normalnya, bunga yang dikenakan berkisar tidak lebih dari 3% per bulan. Penting untuk diingat bahwa meskipun persentase bunga cukup tinggi, biasanya cicilan per bulan dipastikan bisa lebih rendah karena dicicil dalam tenor waktu tertentu yang sudah disesuaikan oleh perusahaan peminjam (pemberi program konsolidasi utang). Selain itu, biasanya jika dikenakan biaya, seharusnya biaya yang dibayarkan untuk mengikuti program ini masih cukup masuk akal.  

Jaminan yang Masuk Akal

Saat mengikuti program konsolidasi utang, biasanya ada yang meminta jaminan dan ada yang tidak. Pada program amalan, salah satu jenis aset yang bisa dijaminkan misalnya rumah. Umumnya, jika Anda mampu menjaminkan rumah, bunga yang Anda dapatkan dalam cicilan biasanya bisa jauh lebih rendah. Jika memang tidak ada jaminan yang harus diagunkan, Anda juga harus memperhatikan apa saja persyaratan yang harus dipenuhi agar Anda dapat mengonsolidasikan utang Anda. 

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Bunga Kartu Kredit Menurun: Ini 3 Cara untuk Mengontrol Belanja Anda

Beberapa waktu lalu pada akhir Desember 2016, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk penerapan batas atas (capping) bunga kartu kredit menjadi 2,25% dari yang sebelumnya 2,95%. Bisa dibilang bahwa penurunan batas atas bunga kartu kredit ini merupakan salah satu upaya yang diambil agar masyarakat lebih banyak melakukan transaksi non tunai. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas.com, BI mencatat bahwa jumlah kartu kredit hanya tumbuh 2,85% pada 2016, hal ini pun juga berdampak pada nilai dan volume transaksi yang tidak bertumbuh secara signifikan dibandingkan dengan 2015.

Menurunnya batas atas bunga dari kartu kredit diharapkan dapat membuat masyarakat lebih ingin menggunakan kartu kredit sebagai alat sistem pembayaran secara non tunai. Tentu saja hal ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah untuk menuju cashless generation, di mana penggunaan uang tunai diminimalisir dan masyarakat beralih ke metode pembayaran lain seperti kartu kredit/kartu debit/smartphone/kartu pembayaran lainnya. Lalu apakah dampak dengan bunga kartu kredit turun bagi kita? Simak selengkapnya di sini:

Semakin Besar Godaan untuk Berbelanja

Hal ini merupakan kemungkinan yang sangat besar terjadi jika bunga kartu kredit menurun. Tentu saja godaan untuk membeli suatu barang dan membayar belakangan sangat besar. Maraknya promosi di sana sini berupa cicilan berbunga rendah atau bahkan sampai 0% bisa jadi akan sangat menggoda. Padahal perlu diingat bahwa kurangnya pengendalian diri akan dengan gampang membuat Anda jatuh terjerembab dalam kebiasaan berbelanja yang buruk.

3 Cara untuk Mengontrol Belanja

Pentingnya Pengendalian Diri

Seperti sudah disebutkan sebelumnya Anda harus cukup pintar dalam mengendalikan diri agar Anda bisa terhindar dari belanja yang tidak terkontrol. Permasalahannya adalah dengan banyaknya promosi yang beredar saat ini, Anda harus dapat mengimbanginya dengan melihat kemampuan membayar Anda. Apa gunanya menggunakan kartu kredit berbunga rendah jika tidak memiliki kemampuan membayar. Ada baiknya untuk melihat lagi harga barang dan memperhitungkan lagi harga barang serta prediksi cicilan yang harus dibayarkan beberapa bulan ke depan. Jika Anda merasa kurang mampu, sebaiknya tahan keinginan untuk belanja.

Mempertimbangkan Perlu Tidaknya Membeli Produk Tertentu

Banyaknya godaan promosi beserta rendahnya bunga kartu kredit harus membuat Anda semakin cermat dalam memilih barang apa yang harus dibeli. Cara untuk mengontrol belanja saat tertarik akan suatu barang dan Anda melihat harganya cukup murah adalah dengan menanyakan ke diri sendiri apakah Anda betul-betul memerlukan produk tersebut atau tidak. Jika barang ini hanya bentuk ‘keinginan’ maka sebaiknya tidak usah dibeli. Seringkali orang memanfaatkan promosi dan berujung pada belanja impulsif, biasanya hal ini terjadi saat berbelanja di pameran/bazar. Intinya, jangan terburu-buru dalam membeli barang. Pertimbangkan dan pikirlah dengan baik-baik apakah Anda perlu/tidak membeli produk tertentu.

Carilah Barang Pengganti yang Lebih Murah Jika Sudah Memutuskan untuk Berbelanja

Jika memang sudah memutuskan untuk membeli suatu barang dan memang benar-benar diperlukan, ada baiknya untuk mencari opsi lain, yaitu dengan mencari barang pengganti yang lebih murah. Meskipun belanja dengan kartu kredit biasanya memberikan keuntungan berupa bisa dicicil di kemudian hari, alangkah lebih baik jika Anda mendapatkan opsi membayar tunai dengan harga yang lebih murah. Maka dari itu, biasakan untuk selalu mengadakan riset kecil-kecilan saat berencana ingin membeli barang, baik melalui toko konvensional, pameran, maupun metode belanja online. Riset ini bisa membantu Anda untuk lebih tahu tentang barang serupa yang bisa menjadi opsi untuk Anda. Hal ini berdampak agar Anda bisa lebih hemat dan tidak perlu menimbun utang.

Sumber:

http://www.kemenkeu.go.id/Artikel/mendorong-cashless-generation-sebagai-cikal-bakal-clear-nation

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/12/19/063209626/per.januari.2017.bunga.kartu.kredit.maksimal.2.25.persen  

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).