by amalan | 24 Jan, 2023 | Artikel Finansial, Memangkas Pengeluaran
Seperti yang beberapa kali disinggung, memangkas pengeluaran merupakan salah satu pilar dari tiga pilar utama menuju pelunasan utang. Pilar ini merupakan pilar yang paling cepat terasa jika dilakukan. Kendati demikian, ada beberapa pengecualian yang justru tidak boleh dipangkas, sebab bila dipangkas malah Anda akan menghabiskan lebih banyak uang jika Anda tidak mengeluarkan biaya di area-area ini. Apa saja area tersebut? Mari simak poin-poin berikut.
Asuransi Kesehatan
Peribahasa ‘sedia payung sebelum hujan’ memang ada benarnya. Kita tidak pernah bisa memprediksi apa yang akan terjadi di hari esok. Maka dari itu, kepemilikan asuransi kesehatanlah yang dapat memberikan kepastian tanggungan bagi Anda. Kepemilikan asuransi kesehatan dapat meringankan Anda agar di saat-saat darurat, Anda tetap bisa mendapatkan perawatan kesehatan dengan baik saat dibutuhkan, sehingga ini menjadi salah satu pengeluaran yang tidak boleh dipangkas. Bayangkan jika Anda tidak memiliki asuransi kesehatan, Anda harus menanggung biaya kesehatan yang mungkin sangat mahal tanpa ada pihak yang membantu Anda untuk menanggung mahalnya biaya pengobatan.
Salah satu yang bisa Anda manfaatkan adalah dengan menggunakan asuransi kesehatan Pemerintah, seperti BPJS Kesehatan. Siapa saja bisa mengikuti program asuransi ini hanya dengan membayar iuran yang terjangkau. Harga iuran per bulan mulai dari Rp 25.500,- saja, nantinya Anda bisa mendapatkan pengobatan di klinik-klinik yang telah dipilih oleh BPJS Kesehatan. Tenang saja, klinik-klinik tersebut dipastikan berada di sekitar domisili Anda. Jika Anda rajin membayar iuran tiap bulannya, maka akan lebih meringankan uang kesehatan Anda saat terserang penyakit.
Asuransi Tanggung Gugat (Biasa Disebut Liability Insurance)
Jenis asuransi ini juga harus dimiliki, sebab jenis ini akan mempertanggungkan kerugian material yang menimpa benda kepemilikannya, misalnya kendaraan pribadi. Bayangkan misalnyakendaraan Anda terserempet atau mengalami cacat yang tidak disengaja, dengan memiliki asuransi jenis ini maka kerugian material yang harusnya Anda bayarkan lebihbesar, cukup dibayarkan dengan harga yang lebih murah (biasanya hanya perlu membayar preminya saja) dan mobil Anda akan dipoles seperti baru. Kalau bisa jangan pernah memberhentikan pembayarannya, sebab begitu Anda berhenti maka tidak akan ada lagi pihak yang dapat menanggung kerusakan pada kendaraan Anda.
Asuransi Jiwa
Asuransi yang seperti ini wajib dimiliki oleh orang-orang yang sudah memiliki tanggungan, khususnya mereka yang sudah berkeluarga. Misalnya seorang pria yang sudah memiliki anak, atau para wanita yang tidak bekerja namun sudah memiliki anak. Jenis ini penting untuk dimiliki, apabila suatusaat tulang punggung keluarga tiba-tiba meninggal dunia maka akan ada pihak asuransi yang memberikan uang tanggungan agar keluarga dapat terus bertahan hidup. Bayangkan jika tulang punggung tidak memiliki asuransi, maka keluarga yang ditinggalkan bukan tidak mungkin akan hidup dengan kesulitan atau bahkan terlilit utang yang ditinggalkan.
by amalan | 24 Jan, 2023 | Artikel Finansial, Memangkas Pengeluaran
Tarif dasar listrik yang semakin naik tentunya menjadi salah satu kekhawatiran. Kenaikan tersebut tentunya akan menyebabkan kenaikan di tagihan listrik Anda. Beberapa orang bahkan menggunakan cara yang curang demi menghemat tagihan listriknya, seperti dengan memodifikasi meter listrik mereka. Hal seperti ini haruslah dihindari karena bukan merupakan cara yang ilegal. Namun, Anda dapat menggunakan beberapa cara berikut ini untuk menghemat tagihan listrik Anda.
Kondisikan Rumah yang Lebih Hemat Energi
Di siang hari, mungkin sebagian dari Anda masih kerap mengandalkan lampu untuk penerangan rumah. Padahal terik sinar matahari di siang hari merupakan sumber penerangan yang sangat ampuh. Coba biasakan untuk membuka sebagian jendela dan pintu saat Anda membutuhkan penerangan di siang hari. Selain itu, saat suasana sedang panas mungkin Anda memiliki kebiasaan untuk langsung menyalakan AC atau kipas angin. Cobalah dengan membuka ventilasi ruangan melalui jendela dan pintu. Dengan cara ini, Anda dapat menghemat energi listrik dan menekan biaya listrik Anda.
Cabut Steker Barang Elektronik yang Sedang Tidak Digunakan
Sebagian dari Anda mungkin punya kebiasan untuk mengisi daya baterai telepon genggam di malam hari saat sedang tertidur. Saat televisi mati dan tidak ditonton, Anda juga mungkin biasa meninggalkan stekernya tetap terpasang. Tahukah Anda bahwa apabila barang-barang elektronik tersebut dibiarkan terpasang selama tidak digunakan, mereka dapat tetap menghabiskan listrik walau sedikit? Mulailah biasakan untuk mencopot steker dari barang-barang elektronik apabila tidak sedang dipakai untuk bantu menghemat biaya listrik rumah Anda.
Cermati Tagihan Listrik Anda
Baik menggunakan sistem listrik prabayar maupun pascabayar, Anda harus lebih mencermati tagihan Anda untuk menghindari penggunaan yang boros. Bagi Anda yang menggunakan layanan prabayar, pastikan Anda mengisi token dengan jumlah yang sama dan di tanggal yang sama setiap bulannya. Dengan cara ini, Anda dapat dengan mudah mengetahui apabila ada pemborosan dari majunya tanggal pembelian token listrik. Bagi Anda yang menggunakan pascabayar, Anda perlu mencatat jumlah tagihan yang rata-rata Anda peroleh selama beberapa bulan. Hal ini dapat membantu Anda untuk mendeteksi apabila ada penggunaan berlebihan di bulan-bulan selanjutnya.
Alat Elektronik Hemat Listrik
Ketika memilih-milih alat elektronik untuk dibeli, Anda dapat mencari barang yang memiliki fitur hemat energi. Banyak produk elektronik yang masih dapat memiliki performa baik, tetapi dengan daya listrik yang lebih rendah. Fitur ini sangat menguntungkan bagi Anda untuk bantu menekan biaya listrik bulanan.
Anda bisa melihat, nyatanya ada cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya listrik. Walau awalnya sulit untuk dilakukan, ingatlah bahwa hal ini akan menguntungkan Anda dalam jangka panjang. Jangan lupa juga untuk membiasakan cara ini kepada seluruh keluarga Anda.
by amalan | 24 Jan, 2023 | Artikel Finansial, Memangkas Pengeluaran
Salah satu langkah yang paling memberi dampak besar bagi finansial adalah dengan memangkas pengeluaran. Walaupun bukan perkara mudah, namun sebenarnya menghemat di tempat kerja dapat dilakukan di mana saja, termasuk di kantor. Sadarkah bahwa pengeluaran di kantor termasuk dalam pengeluaran yang jika tanpa kontrol dapat mempengaruhi anggaran bulan Anda? Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menghemat di tempat kerja:
Menghemat Biaya Transportasi
Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menghemat biaya transportasi. Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, misalnya dengan menumpang kendaraan teman yang masih searah. Tentu saja sebelum memutuskan untuk menumpang, pastikan rute Anda dan teman searah sehingga tidak memberatkan teman yang ditumpangi. Anda dapat meminta untuk dijemput di rumah atau meeting point yang telah ditentukan. Selain lebih nyaman karena tidak perlu menggunakan transportasi umum, Anda dapat berbagi ongkos transportasi dengan teman yang memiliki kendaraan, bukan? Jika tidak ada teman sekantor yang searah, Anda dapat menggunakan ride-sharing marketplace untuk mengetahui masyarakat sekitar yang ingin berbagi perjalanan searah dengan tujuan Anda.
Membawa Bekal untuk Makan Siang
Tidak dapat dipungkiri bahwa biaya makan siang sedikit banyak dapat mempengaruhi pengeluaran sehari-hari, apalagi bagi Anda yang tidak memiliki area kantin dengan harga yang ramah di kantong. Daripada harus merogoh kocek berlebihan untuk makan siang, solusi yang bisa Anda lakukan adalah dengan membawa bekal dari rumah untuk makan siang. Anda dapat mengontrol anggaran makan sesuai dengan uang yang dimiliki, sisa dari anggaran bisa dialokasikan untuk dana lain, bukan? Tidak cukup untuk makan siang, Anda pun dapat berbelanja buah-buahan sebagai cemilan untuk sore hari.
Membawa Uang Jajan Seperlunya
Apakah Anda termasuk karyawan yang ‘hobi’ jajan? Misalnya sering membeli secangkir kopi di kedai kopi ternama yang minimal Rp 30.000,- per cangkirnya, atau Anda yang sering jajan cemilan-cemilan ringan untuk mengisi perut di sore hari. Sadarkah pengeluaran kecil-kecilan ini sangat mempengaruhi pengeluaran Anda dalam sebulan. Solusi yang bisa Anda lakukan adalah dengan membawa uang seperlunya agar tidak perlu berbelanja cemilan lagi saat di kantor. Jika Anda memang senang mengonsumsi cemilan, Anda dapat membawa buah-buahan potongan atau makanan ringan lain buatan rumah.
Beberapa langkah di atas bisa Anda coba satu per satu, percaya atau tidak sedikit perubahan yang Anda lakukan dapat membawa dampak signifikan pada pengeluaran Anda. Selamat mencoba!
by amalan | 24 Jan, 2023 | Artikel Kredit dan Pinjaman, Manajemen Utang
Begitu banyak perbincangan mengenai utang, membuat banyak mitos dan fakta tentang utang bermunculan. Sebut saja, mitos yang mengatakan bahwa utang selalu bersifat negatif dan tidak menguntungkan. Faktanya, utang sendiri ada dua jenis, yakni yang bersifat produktif dan konsumtif. Utang produktif berarti utang yang nilainya selalu bertumbuh dari waktu ke waktu. Jenis utang ini membantu Anda untuk menghasilkan uang dan membantu untuk berinvestasi, misalnya jika Anda seorang desainer grafis yang mencicil laptop serta kamera mirrorless untuk keperluan pekerjaan. Jika dilihat sekilas memang terkesan mahal dan menghamburkan uang, namun jika utang tersebut bisa membantu Anda untuk menghasilkan uang lebih banyak, lewat pekerjaan freelance misalnya, tentu saja hal tersebut tidak sia-sia.
Berbeda halnya jika Anda menggunakan utang untuk suatu hal yang sia-sia. Misalnya, Anda berbelanja tanpa kontrol dan membeli kamera baru hanya karena seluruh teman Anda membeli kamera baru. Tidak ada nilai yang bisa bertumbuh dari pembelian smartphone tersebut jika fiturnya tidak dapat digunakan untuk menambah penghasilan. Jadi, mitos utang yang selalu bersifat negatif salah, ya! Sifat utang ditentukan oleh para peminjamnya. Berikut beberapa mitos & fakta tentang utang lainnya yang wajib Anda ketahui.
Mitos 1: Utang Bisa Dilunasi dengan Pemutihan
Mitos tentang utang yang pertama adalah kepercayaan bahwa utang bisa dilunasi hanya dengan melakukan pemutihan saja. Pemutihan merupakan sebuah metode yang dipercaya, bisa membebas-tugaskan seseorang dari kewajiban membayar utang. Sayangnya, metode yang sering dijanjikan ini tidak pernah ada. Pada dasarnya, satu-satunya cara terbebas dari utang hanyalah dengan pelunasan utang tersebut ke pihak bank. Janji seperti ini bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk penipuan, sebab nasabah yang sedang terjerat utang seringkali membayar biaya lebih kepada oknum yang melakukan penipuan. Kenyataannya, utang tersebut tetap masih menumpuk dan tidak dibersihkan sama sekali.
Mitos 2: Asuransi Kartu Kredit = Tidak Perlu Membayar Utang
Ada yang beranggapan bahwa asuransi kartu kredit bisa menjadi jalan keluar bila tidak lagi mampu membayar utang. Fakta tentang utang yang harus Anda ketahui pada mitos ini adalah Anda harus mengecek ulang apakah kartu kredit yang Anda miliki memang sudah dilengkapi dengan fasilitas asuransi kartu kredit/tidak. Biasanya jika memang sudah dilengkapi asuransi, Anda akan dikenakan biaya premi asuransi setiap bulannya. Jika sudah dilengkapi asuransi kartu kredit, Anda pun juga harus melihat lagi ketentuan perlindungan dari asuransi tersebut. Biasanya asuransi kartu kredit baru bisa berlaku jika pemilik kartu kartu kredit tertimpa musibah yang membuatnya meninggal dunia atau cacat permanen. Maka dari itu, jika kondisi Anda tidak termasuk dalam kedua hal tersebut, maka Anda akan tetap diwajibkan untuk membayar utang yang masih berjalan.
Mitos 3: Minimum Payment Membantu Meringankan Utang Saya
Definisi minimum payment adalah pembayaran untuk tagihan kartu kredit dengan hanya (rata-rata) 10% dari total tunggakan + tagihan yang masih belum lunas di bulan sebelumnya (jika ada). Banyak yang menggunakan opsi pembayaran ini agar mereka dapat menunda pembayaran utang dan membuat utang menjadi lebih ringan. Padahal tidak juga, sebab dengan melakukan minimum payment, Anda hanya menimbun utang saja tanpa melunasi utang tersebut. Hal ini juga mengingat bunga pada tagihan akan terus terakumulasi dan menimbun utang. Minimum payment sering dijadikan pilihan karena orang-orang enggan memiliki utang tertunggak dan malas berhadapan dengan debt collector, padahal menunda pembayaran dengan minimum payment juga tidak akan membantu mereka terbebas dari utang.
Mitos 4: Pindah ke Luar Kota / Luar Negeri Bisa Menyelesaikan Masalah Utang
Salah satu jalan yang dilakukan adalah dengan kabur ke luar kota atau ke luar negeri agar tidak dikejar oleh debt collector dari bank lokal. Mitos tentang utang yang satu ini tentu saja salah, Anda memang bisa terhindar dari kejaran debt collector, namun pihak bank akan tetap mendatangi alamat penagihan kartu kredit Anda maupun alamat kontak darurat Anda. Tentu saja keluarga atau siapapun yang tertera dalam kontak darurat tersebut bisa merasa terganggu karena harus dihubungi setiap hari untuk hal yang bukan tanggung jawabnya sama sekali. Hal ini tentu saja sangat merugikan dan bisa menimbulkan risiko bagi hubungan Anda dengan orang tersebut.
Mitos 5: Tidak ada Jalan Keluar untuk Mengatasi Jeratan Utang
Faktanya, satu-satunya jalan agar bisa terbebas dari jeratan utang adalah dengan melunasi utang tersebut, hanya saja ada jalan keluar lain yang bisa Anda lakukan agar bisa terbebas utang dengan cara yang lebih ringan. Anda bisa mengikuti program keringanan utang agar mendapatkan keringanan, seperti: potongan utnag dalam satu kali bayar, cicilan berbungan rendah dengan tenor diperpanjang, maupun gabungan keduanya.
Keringanan tersebut bisa Anda dapatkan misalnya dengan melakukan konsultasi dari perusahaan penyedia program manajemen utang seperti amalan. Perusahaan seperti ini bisa memberikan Anda strategi terbaik dalam melunasi utang, dan membantu Anda dalam memutuskan utang mana yang harus diselesaikan terlebih dulu, serta cara mengelola keuangan agar Anda bisa cepat terbebas dari utang.
by amalan | 23 Jan, 2023 | Artikel Finansial, Memangkas Pengeluaran
Banyak cara untuk memangkas pengeluaran salah satunya adalah dengan memangkas tagihan rumah tangga. Dengan perencanaan yang matang serta memahami kebutuhan keluarga, Anda dapat menyesuaikan keperluan dan memotong yang tidak diperlukan sesuai kebutuhan. Berikut adalah 6 tips memangkas tagihan rumah tangga?:
Menghemat Listrik
Salah satu cara terbaik untuk memangkas tagihan rumah tangga adalah dengan menghemat tagihan listrik. Banyak peralatan rumah tangga yang didukung oleh energi listrik. Harga listrik yang terus melambung membuat tagihan listrik menjadi salah satu beban yang dapat Anda kurangi dengan cara berhemat. Pertama, Anda dapat mengganti produk lama dengan produk baru yang menawarkan fitur hemat energi. Produk hemat energi seperti lampu neon atau LED bisa menghemat energi hingga 25 kali lipat dari produk biasa. Anda juga sebaiknya menggunakan energi dengan lebih efisien. Barang – barang elektronik yang Anda gunakan seperti TV, microwave, dan AC menggunakan listrik sehingga jika telah selesai menggunakan ada baiknya Anda mematikannya. Anda harus mulai terbiasa disiplin dalam menggunakan listrik dengan menggunakannya sesuai kebutuhan. Jangan lupa juga untuk mencabut kabel elektronik dari stop kontak karena hal tersebut menghemat 5% dari tagihan listrik Anda. Untuk lebih memangkas tagihan rumah tangga, khususnya tagihan listrik, Anda bisa beralih ke sistem prabayar. Sistem yang menggunakan voucher/pulsa bulanan ini dapat membantu Anda untuk mengontrol penggunaan listrik secara bulanan. Jadi, Anda tidak akan merasa kaget lagi jika mendapatkan tagihan listrik yang melonjak di akhir bulan.
Menghemat Air
Cara lain untuk memotong tagihan rumah tangga adalah dengan mengirit penggunaan air. Anda harus bijak dalam menggunakan air seperti mematikan keran saat tidak digunakan, menggunakan air untuk mencuci secukupnya, dan menggunakan shower jika mandi. Penggunaan shower untuk mandi terbukti lebih hemat air dibanding jika Anda menggunakan gayung. Anda perlu mengevaluasi penggunaan air Anda saat ini dan mengurangi atau mengganti penggunaan jika malah memberatkan tagihan. Cobalah mulai periksa pipa dan keran air Anda apakah terjadi kebocoran. Jika ditemukan kebocoran, Anda sebaiknya mengganti secepatnya karena kebocoran saluran air dapat memperbesar tagihan dan merusak rumah Anda. Periksa kembali juga paket berlangganan air Anda dan memilih paket lain yang lebih efisien sesuai kebutuhan Anda.
Menghemat Biaya Makanan
Anda harus membentuk kebiasaan baru dalam berbelanja bahan makanan agar dapat menghemat. Salah satu caranya adalah dengan menyusun menu untuk seminggu sehingga Anda tidak membuang bahan makanan yang tersisa dan mengontrol pembelian bahan makanan. Anda juga sebaiknya menyusun daftar belanja sebelum berbelanja bulanan dan sesuaikanlah dengan anggaran yang Anda punya. Selain itu, berbelanjalah bahan makanan di pasar tradisional karena selain harganya lebih murah, Anda dapat berbelanja bahan makanan lebih segar dibanding di supermarket. Cek juga pemakaian gas Anda sehari – hari karena menggunakan regulator dengan standar SNI dapat menghemat dan mencegah risiko kebocoran gas.
Teratur Bayar KPR / Uang Sewa
Jika Anda masih memiliki Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang harus dilunasi, bayarlah secara teratur KPR Anda. Hal tersebut dapat mencegah Anda terkena denda yang malahan akan menambah beban pelunasan utang. Selain itu, jika Anda teratur membayar KPR, Anda akan cepat melunasi rumah Anda serta dapat mengalokasikan uangnya untuk kebutuhan lain. Jika Anda harus membayar uang sewa, bayarlah juga secara teratur. Jika memungkinkan, bayarlah per tahun atau per enam bulan agar terasa lebih ringan.
Mengurangi Tagihan Telepon
Dahulu, telepon rumah memang banyak digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh. Namun, adanya perkembangan teknologi membuat teknologi semakin berkembang. Anda dapat menghemat tagihan telepon dengan memanfaatkan fitur free call dari instant messaging seperti skype, LINE, dan Whatsapp. Aplikasi tersebut dapat melakukan panggilan tanpa biaya tambahan bahkan ke luar negeri sekali pun. Hal tersebut tentu dapat menekan biaya pengeluaran Anda untuk tagihan telepon. Selain itu, minimalisir penggunaan telepon rumah untuk menelpon ke HP karena hal tersebut lebih mahal.
Menekan Biaya Untuk Asisten Rumah Tangga dan Tukang Kebun
Biasanya Anda memilih menggunakan asisten rumah tangga dan tukang kebun untuk mengurus rumah. Padahal, Anda dapat mengurangi tagihan rumah tangga dengan mengerjakannya sendiri dibantu dengan keluarga Anda. Contohnya, Anda dapat menggunakan asisten rumah tangga saja dan mengurus kebun sendiri dengan bantuan anak Anda. Hal tersebut dapat membuat Anda lebih produktif dan juga mengajarkan anak Anda untuk mandiri. Cara lainnya adalah dengan membagi pekerjaan rumah. Anda tidak perlu menyewa asisten rumah tangga dan berbagi tugas dengan anak Anda dengan mengajarinya membersihkan kamarnya sendiri. Selain berhemat, Anda juga bisa membuat anak Anda lebih mandiri.
Memangkas Biaya Lain
Banyak keperluan rumah tangga lain yang tidak terlalu penting dan dapat Anda kurangi. Contohnya saja berlangganan produk yang tidak terlalu Anda butuhkan seperti TV kabel, internet, dan koran. Periksa kembali paket berlangganan Anda dan berhentilah berlangganan untuk hal yang tidak terlalu Anda gunakan. Anda dapat tetap berlangganan koran namun potong langganan untuk rubik koran olah raga misalnya. Selain itu, cek kembali paket langganan TV kabel dan internet Anda. Evaluasi kembali paket tersebut apakah masih sesuai dengan kebutuhan jika tidak, ambil paket yang lebih murah seperti paket internet tanpa TV kabel atau paket internet dengan kuota lebih sedikit. Waspada juga terhadap tawaran di akhir bulan dari provider TV berlangganan & internet Anda. Biasanya di momen akhir bulan akan banyak tawaran untuk meningkatkan kecepatan internet dan banyaknya saluran TV yang dibuka dengan iming-iming harga yang lebih murah. Padahal jika dihitung-hitung biasanya Anda harus menggelontorkan dana Rp100.000-200.000,- lagi per bulan. Jika memang tidak perlu, apalagi jarang menonton TV, sebaiknya tolak dengan halus tawaran tersebut.
Untuk memangkas tagihan rumah tangga, Anda harus memahami seluruh aspek keuangan rumah tangga. Mulailah dengan melihat pengeluaran setiap bulan dan sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Anda saat ini.