3 Hal tentang Tarik Tunai Kartu Kredit yang Harus Anda Ketahui

Salah satu hal yang bisa dilakukan saat memiliki kartu kredit adalah dengan melakukan tarik tunai. Cara ini bisa dilakukan bagi mereka yang membutuhkan uang tunai dalam keadaan darurat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tarik tunai kartu kredit, mari simak poin-poin berikut:

Definisi Tarik Tunai / Cash Advance

Transaksi ini adalah salah satu cara untuk mendapatkan uang tunai dengan menggunakan kartu kredit. Pemilik kartu kredit dapat menggunakan kartunya melalui mesin ATM dan menarik sejumlah uang. Prosesnya kurang lebih mirip seperti menarik uang dengan kartu debit, jadi pemilik kartu tinggal memasukkan kartu ke mesin dan memasukkan PIN kartu kreditnya. Nantinya, pemilik kartu bisa memilih nominal dana yang ingin ditarik dari kartu kreditnya. 

Biaya dan Aturan tentang Tarik Tunai 

Berbeda dengan praktik ilegal gesek tunai yang membebaskan penggunanya untuk menarik uang sampai limit kartu kreditnya habis, tarik tunai cenderung lebih teratur. Pemilik kartu tidak bisa seenaknya menarik uang tunai, ada batasan pengambilan tunai. Meskipun setiap bank penerbit memiliki ketentuan yang berbeda-beda, namun batasan ini bisa mencapai 60% dari limit kartu kredit yang Anda miliki saja. 

Baca juga: 3 Alasan Mengapa Terjerat Utang Kartu Kredit

Selanjutnya, transaksi menarik uang tunai dari kartu kredit melalui ATM ini juga akan dikenakan biaya. Umumnya, biaya yang dikenakan adalah sebesar 4% dari nominal yang Anda tarik atau setidaknya Rp50.000,- Bukan kartu kredit namanya jika tidak dikenakan bunga, jadi bila Anda tidak langsung melunasi tunggakan pada saat tagihan dicetak, maka Anda akan dikenakan bunga (saat ini suku bunga bank masih di angka 2,95%). Begini ilustrasinya:

Jadi, Apakah Transaksi Tarik Tunai Bisa Jadi Jalan Keluar?

Mengingat adanya biaya-biaya yang dikenakan serta akumulasi dengan bunga kartu kredit yang juga tinggi, memang ada baiknya jika tarik tunai dilakukan saat kondisi darurat saja. Transaksi ini memang sebaiknya dilakukan jika Anda memang memiliki kebutuhan mendesak dalam bentuk uang tunai saja. Ingat lagi bahwa penunggakan dalam membayar bisa membebankan bunga pada tagihan Anda, jadi pastikan memang Anda dapat langsung membayar kewajiban tersebut saat lembar tagihan kartu kredit sudah dikirimkan kepada Anda.

Jika memang membutuhkan dana tunai, ada bisa menggunakan rekening tabungan atau dana darurat yang sudah disediakan. Namun bila cara ini masih belum memberikan jalan keluar, Anda bisa meminta bantuan dari keluarga terdekat. Meskipun begitu, ingatlah untuk tetap bertanggungjawab dan mengembalikan dana yang sudah dipinjam. 

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Terjerat Utang Kartu Kredit: Dana Talangan atau Jasa Negosiasi?

 

 

 

Pernahkah Anda mendengar tentang dana talangan? Hal ini sering dijadikan solusi bagi mereka yang sedang terlilit utang kartu kredit. Biasanya jasa ini dipakai karena debitur / pemilik kartu kredit sudah begitu ketakutan pinjamannya tertunggak. Umumnya mereka menggunakan dana talangan agar tidak dikejar-kejar oleh debt collector.

 

 

 

 

 

Namun benarkah menggunakan dana talangan merupakan langkah yang tepat bagi mereka yang terjerat utang kartu kredit? Mari cari tahu melalui perbandingan dalam artikel kali ini:

 

 

 

 

 

Dana Talangan

 

 

 

 

Menitipkan Kartu Kredit

 

 

 

 

 

 

 

 

Biasanya total pemakaian kartu kredit nasabah akan dibayarkan dahulu tunggakannya ke pihak bank sampai lunas. Salah satu persyaratannya nasabah harus menitipkan kartu kreditnya kepada pihak dana talangan. Tentu saja dari segi keamanan bisa dibilang tidak baik. Kartu kredit yang tidak dijaga dan disimpan sendiri oleh pemiliknya berpotensi untuk digunakan oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab. Jika saja kartu tersebut benar digunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab, maka ada kemungkinan jumlah utang yang dimiliki oleh nasabah malah semakin bertambah dan merugikannya. Bukannya malah terbebas, malah bisa saja semakin terlilit utang kartu kredit.

 

 

 

 

 

Gali Lubang Tutup Lubang sama dengan Dana Talangan?

 

 

 

 

Secara teknis, nama nasabah memang dijamin bersih blacklist BI, karena tidak terjadi penunggakan. Hal ini juga berdampak pada tidak ada debt collector dari pihak bank yang mengejar-ngejar mereka. Namun, satu hal yang sebenarnya tidak disadari, nasabah yang menggunakan dana talangan sebenarnya sedang menimbun utang ke pihak lain. Sederhananya, mereka hanya memindahkan utang dari pihak bank, ke pihak dana talangan, dengan bunga yang pastinya lebih besar.

 

 

 

 

 

Setiap bulan mereka harus berusaha mencicil untuk melunasi total pemakaian kartu kredit yang telah dilunasi pihak dana talangan kartu kredit. Belum lagi besar bunga yang bisa saja memberatkan nasabah, membuat mereka memiliki total utang yang semakin bertambah. Jika Anda beranggapan ini adalah proses gali lubang tutup lubang, maka Anda salah. Nasabah terus-menerus menggali lubang utang tanpa menutupnya. 

 

 

 

 

 

Jasa Negosiasi / Mediasi Kartu Kredit 

 

 

 

 

Lain halnya dengan dana talangan, jasa negosiasi utang / mediasi kartu kredit memberi solusi lain bagi mereka yang terjerat utang kartu kredit. Jasa negosiasi akan mengurus seluruh proses negosiasi agar nasabah bisa mendapatkan keringanan dari pihak bank. Tujuannya, agar mampu melunasi utang yang masih tertunggak. Anda dapat menggunakan opsi ini jika tidak paham mengenai proses yang dilalui dalam negosiasi, dan tidak begitu mengerti trik dalam bernegosiasi dengan pihak bank. Berikut kami berikan beberapa alasan mengapa menggunakan jasa negosiasi / mediasi kartu kredit merupakan langkah yang tepat untuk Anda:

 

 

 

 

 

Keamanan Kartu Kredit Lebih Terjamin

 

 

 

 

Anda tidak perlu menitipkan kartu kreditnya kepada jasa negosiasi. Nasabah dapat menyimpan sendiri kartu kredit yang dimilikinya sampai saat memotong kartu kredit untuk proses penutupan kartu. Jasa negosiasi dapat menjamin segi keamanan pemilik kartu kredit agar terhindar dari penipuan yang mungkin saja terjadi. Seluruh hasil negosiasi yang keluar berdasarkan hasil negosiasi antara jasa negosiasi dengan pihak bank, dan atas persetujuan nasabah juga. Sementara hasil negosiasi berjalan, Anda dapat fokus untuk 100% mencari dana agar mampu melunasi utang, sehingga konsentrasi juga tidak perlu terpecah belah. 

 

 

 

 

 

Tidak Perlu Gali Lubang Tutup Lubang

 

 

 

 

Anda akan 100% terbebas dari utang jika mampu melunasi program keringanan berdasarkan hasil negosiasi. Seluruh hasil keputusan yang keluar murni berdasarkan hasil negosiasi dengan pihak bank dan atas persetujuan kedua belah pihak (nasabah dan pihak bank). Selain itu, Anda juga tetap bisa terbebas dari blacklist BI jika melakukan pembayaran sesuai pembayaran sampai selesai.

 

 

 

 

 

Baca juga: 5 Hal Tentang Jasa Penutupan Kartu Kredit

 

 

 

 

 

Memilih Jasa Negosiasi / Mediasi Kartu Kredit yang Tepat

 

 

 

 

Satu hal yang perlu diketahui, walaupun cenderung bisa lebih dipercaya, nasabah juga harus cermat dalam memilih jasa negosiasi/mediasi mana yang dipercayakan untuk mengatasi masalah utangnya. Agar tidak tertipu, maka nasabah harus melihat apakah poin-poin berikut ada dalam nilai yang diemban oleh perusahaan jasa tersebut:

 

 

 

 

 

    1. Tidak menjanjikan nasabah dapat terbebas utang tanpa membayar sepeserpun ke bank.

 

 

 

 

    1. Tidak meminta biaya layanan di muka. Pembayaran dilakukan setelah hasil negosiasi keluaR dan disepakati baik oleh nasabah dan bank. Bahkan sampai nasabah mendapatkan Surat Lunas (selama nasabah melakukan pembayaran sesuai perjanjian dengan pihak bank).

 

 

 

 

    1. Jika ada biaya deposit yang di minta di muka, pastikan biaya tersebut dapat dikembalikan jika tidak ada hasil negosiasi dalam jangka waktu yang ditentukan.

 

 

 

 

    1. Periksa situs resmi dan akun social media resminya, pastikan terlihat profesional dan menjanjikan.

 

 

 

 

    1. Periksa nomor telepon yang disediakan, apakah memiliki nomor bebas pulsa dan pastikan pelayanan yang diberikan ramah dan kompeten saat menjawab telepon Anda. Jangan percaya pada nomor ponsel, sebab kredibilitas layak dipertanyakan jika tidak ada nomor telepon resmi.

 

 

 

 

    1. Pastikan memiliki alamat kantor yang lengkap dan jelas, lebih baik lagi jika Anda dapat menghubungi kantor tersebut dan melihat langsung bagaimana profesionalitas layanan dari karyawannya.

 

 

 

 

    1. Periksa apakah jasa mediasi/negosiasi tersebut sudah terdaftar dalam sistem yang terpercaya, dan terakreditasi oleh organisasi internasional seperti IAPDA.

 

 

 

 

 

 

Salah satu jasa negosiasi / mediasi utang kartu kredit / KTA yang terpercaya adalah PT amalan international indonesia.

 

 

 

 

 

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

 

 

 

Jasa Pelunasan Kartu Kredit. Ketahui Dulu 3 Hal Ini!

Banyaknya bisnis baru yang menawarkan jasa pelunasan kartu kredit sebaiknya disikapi dengan lebih bijak. Terutama bagi Anda yang mungkin saat ini sedang mengalami masalah dalam melunasi tagihan kartu kredit. Masalah yang bersifat darurat seperti ini seringkali membuat seseorang menjadi lebih gegabah. Merka bisa saja mengambil seluruh kesempatan yang ada asal bisa terbebas dari masalah kartu kreditnya. Salah satu opsi yang diambil adalah dengan menggunakan jasa pelunasan kartu kredit. Tujuannya agar ereka bisa lebih cepat terbebas dari utang. Namun, sesungguhnya oknum yang menjanjikan jasa pelunasan kartu kredit patut dicurigai kredibilitasnya. Mengapa begitu? Simak alasan selengkapnya pada poin-poin berikut ini:

Memberi Solusi Manis di Awal

Oknum bisnis berkedok jasa pelunasan kartu kredit yang kurang terpercaya biasanya akan memberikan janji-janji manis. Harapan agar calon klien menjadi lebih tenang dan mau mempercayakan masalah utang kartu kreditnya kepada mereka. Semua cara akan dilakukan agar calon klien dapat percaya dan masuk ke dalam perangkap mereka. Sayangnya, janji yang diberikan seringkali tidak masuk akal. Ada oknum yang menjanjikan pemutihan 100% sehingga klien tidak perlu membayar sepeserpun. Ada juga yang menjanjikan cicilan sesuai kemampuan, padahal nyatanya hal tersebut tidak bisa seenaknya dilakukan tanpa persetujuan dari pihak bank. 

Pembayaran Biaya Layanan di Awal tanpa Mengetahui Hasil

Perusahaan/lembaga nakal yang bergerak di bidang ini seringkali berjanji untuk membantu menyelesaikan kasus kartu kredit macet yang menimpa kliennya. Hanya saja biasanya mereka berdalih baru akan membantu proses pelunasan bila klien membayarkan biaya layanan di awal. Tentu saja hal ini patut dicurigai, karena sebagaimana Anda melakukan transaksi jasa di manapun, seharusnya klien harus menikmati hasil layanan yang sudah diberikan terlebih dahulu baru kemudian membayar biaya layanan. Bagi pemain-pemain nakal, tentu saja kesempatan ini bisa dijadikan kesempatan emas untuk meraup pundi-pundi uang sebanyak mungkin tanpa perlu mengurus pelunasan kartu kredit yang ditimpa oleh klien. 

Baca juga: Cara Melunasi Utang Kartu Kredit yang Menumpuk

Utang yang Tetap Tidak Dibayarkan

Selain memberikan janji, oknum berkedok jasa pelunasan kartu kredit biasanya juga meyakinkan klien untuk membayarkan utangnya ke pihak mereka. Uang tersebut akan ditransfer ke pihak bank secara teratur sampai lunas. Sayangnya, oknum nakal ini bisa saja melakukan penipuan, misalnya berhenti membayarkan angsuran ke pihak bank sehingga status kredit klien menjadi macet kembali. Hal ini tentunya sangat disayangkan karena selain telah rugi dari segi materi, klien juga akan menanggung risiko blacklist IDI Historis yang tidak kunjung terselesaikan. jika memang oknum tersebut berniat baik, klien sendirilah yang akan melakukan pembayaran langsung ke pihak bank tanpa melalui siapapun kecuali rekening resmi dari pihak bank. Hal ini dilakukan agar klien dapat menjaga tingkat keamanan atas materi yang telah dikeluarkannya. 

“Lalu, apa yang harus saya lakukan?”

Saat ingin melunasi tagihan kartu kredit, sesungguhnya tidak ada cara lain yang harus dilakukan selain melunasinya secara tuntas. Meskipun banyak oknum seperti ini yang menawarkan opsi-opsi menggiurkan seperti pemutihan kartu kredit atau membayarkan utang ke oknum yang tidak bertanggungjawab dengan dalih akan dilakukan pelunasan, sesungguhnya satu-satunya langkah yang harus diambil adalah dengan melunasi utang tersebut. 

Manfaatkan Jasa Manajemen Utang Terpercaya

Jika Anda memang merasa keberatan dalam melunasi utang tersebut dan benar-benar tidak mampu, masih ada cara lain yang bisa dilakukan yakni dengan memanfaatkan perusahaan yang menyediakan program manajemen utang. Perusahaan seperti ini memiliki konsultan yang bisa membantu Anda untuk mengambil jalan keluar dan menyusun strategi dalam melunasi utang yang masih tertunggak. Anda dapat dilibatkan dengan program keringanan bank agar beban utang menjadi lebih ringan, misalnya dengan potongan pada utang, cicilan berbunga rendah dengan tenor diperpanjang, maupun gabungan keduanya. Tidak perlu takut dengan kasus penipuan, sebab biasanya Anda akan melakukan pembayaran utang langsung ke pihak bank tanpa melalui pihak ketiga. 

Dengan menggunakan perusahaan jasa manajemen utang yang profesional, Anda bisa mendapatkan solusi berupa negosiasi utang serta edukasi agar mampu memanfaatkan situasi misalnya untuk menambah penghasilan atau menekan pengeluaran. Salah satu perusahaan jasa penyelesaian utang yang Anda bisa manfaatkan misalnya amalan.


amalan international merupakan perusahaan jasa profesional berbasis teknologi pertama di Indonesia, yang menyediakan program manajemen utang. Program ini dirancang agar konsumen yang terlilit utang, memiliki kemampuan untuk mengendalikan keuangan mereka kembali. amalan indonesia membantu klien melalui program manajemen utang, yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan yang berbeda bagi setiap klien. Program ini merupakan kombinasi dari edukasi mengenai berbagai peluang untuk meningkatkan pendapatan dan menekan pengeluaran, serta melakukan proses negosiasi terhadap persyaratan utang bank yang ada hingga mencapai jumlah pembayaran yang sesuai dengan kemampuan. Kantor pusat amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 oleh tim pendiri yang memiliki pengalaman kolektif di bidang keuangan termasuk penyelesaian utang selama lebih dari dua dekade. amalan menjadikan Indonesia sebagai pusat operasi sekaligus merupakan cetak biru bagi rencana pengembangan perusahaan ke negara ASEAN lainnya. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

4 Dampak Terlilit Utang yang Harus Diwaspadai

Kebanyakan orang memiliki beragam kebutuhan yang harus dipenuhi kala menjalani kehidupan sehari-hari. Sayangnya tidak semua orang memiliki kemampuan untuk memenuhi seluruh kebutuhannya, terutama yang bersifat mendesak. Mereka pun terpaksa untuk mencari jalan lain, yakni dengan mengajukan pinjaman atau berutang.

Namun, kita harus berhati-hati agar tidak terlilit utang dan terkena dampak negatif dari kondisi tersebut. Berikut merupakan 4 dampak terlilit utang yang harus Anda waspadai.

Skor Kredit yang Buruk

Bagi Anda yang belum familiar dengan IDI Historis, ia dapat menunjukkan kolektabilitas kredit/kelancaran pembayaran tagihan kredit Anda. Kolektabilitas kredit ditunjukkan dalam bentuk skor 1-5 dengan detil sebagai berikut:

  • 1 berarti kredit lancar
  • 2 berarti kredit dalam perhatian khusus / DPK
  • 3 berarti kredit tidak lancar
  • 4 berarti kredit diragukan
  • 5 berarti kredit macet

Jika Anda tercatat memiliki kolektabilitas yang buruk (skor 3-5) dan belum dilunasi, akan sulit bagi Anda untuk mengajukan pinjaman baru ke pihak bank. Cara untuk dapat mmeperbaiki skor kredit Anda tentunya harus dimulai dnegan melunasi utang yang telah Anda tunggakkan. Jika hal ini tidak Anda lakukan, kemungkinan besar tidak akan ada bank yang mau mengabulkan permohonan pinjaman Anda.

Dikejar Debt Collector

Salah satu hal buruk jika terjerat utang adalah siap-siap dikejar oleh debt collector. Mereka bertugas mengingatkan Anda untuk membayar cicilan kredit Anda dan melunasi tagihan. Tak jarang hal ini dilakukan dengan cara mendesak nasabah, sehingga Anda pun akan diganggu melalui telepon maupun ke alamat penagihan Anda berulang kali.

Nyatanya, debt collector tidak bisa sembarangan melakukan penagihan kepada nasabah, sebab sudah ada Peraturan BI yang melindungi tata cara penagihan utang tersebut.

  • Tidak diperkenankan untuk mengancam
  • Tidak diperkenankan menggunakan kekerasan verbal maupun fisik
  • Hanya boleh menagih pada pemegang kartu
  • Hanya boleh menagih di alamat penagihan yang tertera
  • Penagihan hanya boleh dilakukan pukul 08.00 – 20.00 sesuai zona waktu debitur
  • Penagihan di luar alamat penagihan yang tertera hanya bisa dilakukan sesuai persetujuan debitur

Meskipun sudah ada peraturan yang jelas dalam menagih utang, bukan berarti Anda lantas seenaknya saja tidak membayar. Anda tetap harus melunasi utang tersebut, agar tidak lagi diganggu oleh mereka, apalagi jika Anda menggunakan alamat rumah atau alamat kantor sebagai alamat penagihan.

Anda tentu tidak mau orang-orang ini mengganggu ketenangan di rumah Anda, bukan? Belum lagi mereka datang menghampiri saat jam kerja dan dilihat oleh rekan kerja serta atasan Anda, tentu saja kedatangan debt collector ke kantor dapat menjadi masalah tambahan bagi pekerjaan Anda.

Menimbulkan Tekanan Emosional

Tekanan emosional sudah beberapa kali menjadi salah satu sorotan dalam artikel-artikel amalan, sebagai dampak terjerat utang yang cukup terasa. Seperti yang dilansir dari The Simple Dollar, ada beberapa dampak emosional yang ditimbulkan akibat terlilit utang.

  • Depresi dan gelisah
  • Menyalahkan orang lain atas kondisi yang diderita
  • Menyangkal keadaan bahwa sedang terlilit utang
  • Stres
  • Marah dan frustasi
  • Timbul rasa menyesal
  • Rasa malu yang tinggi
  • Takut

Menjaga kesehatan mental dan fisik tentunya wajib dilakukan agar Anda dapat terus menjalankan aktivitas sehari-hari Anda. Pastikan anda mengetahui beberapa langkah yang bisa Anda ambil saat stres karena utang mengganggu kondisi emosional Anda.

Menciptakan Utang Baru 

Dampak terjerat dari utang selanjutnya adalah menciptakan utang baru. Utang yang dibiarkan menumpuk memang lambat laun hanya akan menciptakan utang baru. Hal ini bisa berasal dari bunga pinjaman, biaya keterlambatan pembayaran, dll. Utang baru ini juga bisa berasal dari pinjaman baru yang Anda ajukan dari pihak-pihak lain, untuk menambal utang yang ada secara sementara. Tentu saja cara ini sangat tidak disarankan karena hanya menambah beban Anda.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah utang dengan pihak bank adalah dengan langsung melunasi tagihan dengan memanfaatkan program keringanan. Anda bisa mendapatkan program keringanan melalui perusahaan jasa manajemen utang yang tentunya akan memberikan solusi terbaik bagi Anda. Salah satu perusahaan yang terpercaya untuk masalah ini adalah amalan.

Siapkah Anda Meraih Kemenangan Finansial di Bulan Ramadan?

Ramadan adalah bulan penuh kemenangan. Bulan yang membawa kita kembali ke awal, momentum di mana dosa yang telah diampuni, dan memulai segala sesuatu dengan yang baru. Tidak tertutup pada awal baru bagi kondisi finansial Anda, seperti yang pernah kami bahas minggu lalu, Ramadan merupakan bulan terbaik untuk terbebas dari utang dan meraih awal baru Anda.

Pertanyaannya, bisakah kita meraih kemenangan finansial di bulan yang justru penuh dengan pengeluaran ini? Jawabannya tentu saja BISA. Masih ingatkah Anda bahwa di bulan Ramadan kita bisa mendapatkan tiga jenis peluang untuk menambah pemasukan?

  • Freelance karena jam kerja diperpendek
  • Memanfaatkan potensi-potensi bisnis di bulan Ramadan
  • Tunjangan Hari Raya

Manfaatkan ketiga hal ini untuk menambah penghasilan ekstra di bulan Ramadan. Setelah mengetahui dari mana saja asal pemasukan yang bisa Anda manfaatkan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah ke mana saja arus pengeluaran Anda harus dikeluarkan?

Tentu saja dengan tetap memprioritaskan pengeluaran utama Anda untuk kebutuhan sehari-hari, serta siapkan anggaran untuk pengeluaran yang umum terjadi di bulan Ramadan, seperti keperluan mudik dan hari raya. Hindari pemborosan di area yang kurang perlu, seperti berbelanja berlebihan untuk baju gamis yang hanya dipakai untuk hari raya.

Satu tambahan lagi, bagi Anda yang tidak memiliki masalah keuangan berupa kredit macet dalam pinjaman bentuk apapun, alokasikan dana tambahan yang Anda dapatkan untuk ditabung atau investasi ya.

Lain halnya bagi Anda yang memiliki tunggakan kartu kredit/KTA. Salah satu hal penting agar Anda dapat meraih kemenangan finansial di bulan Ramadan adalah dengan mengalokasikan pengeluaran untuk membayar utang kartu kredit maupun KTA, atau jenis utang lain yang masih tertunggak. Ya, manfaatkan momen Ramadan untuk menulis awal baru di kehidupan finansial Anda.

Bagi Anda yang sedang terlilit utang, cara terbaik untuk mulai mendapatkan kemenangan finansial di bulan Ramadan adalah dengan menegosiasikan ulang utang yang Anda miliki dan lunasi sisa tunggakan. Manfaatkan sumber pemasukkan ekstra di hari raya untuk melunasi utang yang belum terbayar, atau gunakan untuk membayar deposit program keringanan dari bank.

Program dapat berupa potongan maupun cicilan yang diperpanjang dengan bunga lebih rendah agar utang Anda dapat terlunasi. Banyak bank di Indonesia yang menyediakan program-program keringanan menarik bagi Anda yang belum dapat melunasi utang kartu kredit maupun KTA. Untuk mendapatkan saran lebih lanjut mengenai restrukturisasi kartu kredit, langsung saja hubungi kami.

Jadi bagaimana? Meraih kemenangan finansial di bulan Ramadan bukan hal yang mustahil, bukan?Jadikan bulan yang fitri ini menjadi awal baru hidup Anda.