Proses Refinancing Kartu Kredit yang Wajib Anda Ketahui

Salah satu cara paling ampuh untuk membantu Anda terbebas dari utang dan tetap dapat melunasinya adalah dengan melakukan refinancing. Secara singkat, cara ini akan membantu Anda untuk mendapatkan pinjaman baru dengan cicilan yang lebih meringankan. Namun, memangnya bisa mengajukan pinjaman baru meskipun nama sudah terdaftar dalam blacklist SLIK OJK? Jawabannya, bisa, asalkan Anda bisa memilih dari perusahaan penyedia program manajemen utang yang tepat.

Definisi Refinancing Utang Kartu Kredit dan KTA

Pada dasarnya refinancing atau biasa juga disebut dengan konsolidasi utang adalah langkah yang diambil untuk mempermudah Anda agar dapat melunasi gabungan beberapa jenis utang menjadi satu utang saja kepada sebuah lembaga pembiayaan selain bank (misalnya multifinance maupun perusahaan peer to peer lending). 

Pada proses refinancing kartu kredit sendiri biasanya alurnya sama seperti pertama kali Anda mengajukan cicilan KPR atau KKB. Anda perlu memilih penyedia layanan refinancing yang tepat dan sesuai dengan Anda. Cari tahu juga apa saja persyaratan yang perlu Anda penuhi, misalnya apakah perlu disertai dengan jaminan aset (kendaraan atau properti) atau tidak perlu. Serta apa ketentuan lainnya yang perlu Anda penuhi agar bisa mengikuti program tersebut demi melunasi sisa utang yang masih berjalan. 

Ada beberapa situasi yang perlu dipertimbangkan saat akan memutuskan mengikuti program refinancing. Pertama, pastikan bahwa saat ini Anda memang memiliki utang berjalan yang ingin diperbaiki, artinya memang Anda sudah mulai merasa keberatan namun masih ingin melunasinya sampai selesai. Kedua, cari pinjaman baru dengan ketentuan (seperti bunga dan sebagainya) yang sesuai dengan kemampuan Anda, agar dapat melunasi utang yang masih berjalan sekarang. Ketiga, pastikan pinjaman yang baru ini nantinya dapat langsung melunasi utang yang masih berjalan saat ini, jadi Anda hanya tinggal mencicil utang ke peminjam yang baru saja. 

Keuntungan Refinancing

  1. Tidak perlu lagi repot-repot membayarkan utang secara terpisah kepada beberapa bank sekaligus.
    Jadi dengan melakukan konsolidasi utang, seluruh proses pembayaran berbagai utang kartu kredit atau KTA hanya dilakukan melalui satu pintu. Hal ini bisa menjadi sangat merepotkan, apalagi jika Anda adalah orang yang cukup sibuk. Selain itu keuntungan konsolidasi utang kartu kredit lainnya adalah dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan bunga normal. 
  2. Meringankan cicilan per bulan
    Tidak perlu dipungkiri lagi, biasanya dengan melakukan metode refinancing Anda dapat membayar cicilan dengan lebih ringan.  Tujuan utama refinancing biasanya agar dapat membantu pemilik utang agar bisa membayar cicilan sampai lunas, tentu saja hal ini berdampak pada cicilan yang menjadi lebih rendah agar tidak menyulitkan. Dengan begitu, Anda juga bisa mengelola aliran dana dengan lebih mudah, serta dapat mengalokasikan sisa uang yang ada untuk keperluan bulanan lainnya yang memiliki tingkat urgensi serupa untuk segera dibayarkan.
  3. Dapat dibayarkan dengan tenor cicilan yang telah disepakati
    Salah satu keuntungan utama melakukan refinancing adalah saat melakukan pembayaran kembali ke pihak peminjam, Anda dapat mencicil sampai jangka waktu yang cukup lama. Tentu saja hal ini sudah harus disepakati di awal dengan pihak peminjam, normalnya tenor cicilan bisa berjalan hingga 24 bulan (dua tahun).

Contoh Simulasi Cara Memanfaatkan Refinancing

Budi memiliki tunggakan utang kartu kredit sebesar Rp30.000.000,- dan harus membayar minimum payment sebesar Rp3.000.000,- per bulan. Budi memiliki penghasilan bulanan sebesar Rp5.000.000,-  dan setelah dialokasikan untuk membayar uang sewa dan pengeluaran lainnya, Budi memiliki sisa Rp1.000.000,- untuk membayar tagihan kartu kreditnya. Saat ini Budi telah terlambat melakukan pembayaran selama 3 bulan terakhir, dan mulai dihantui oleh debt collectors.

Tentunya meskipun Budi memiliki kesempatan untuk membayar minimum payment sebesar Rp3.000.000,- per bulan, hal ini tidak akan membuatnya lebih cepat terbebas dari utang. Belum lagi, Budi juga harus menghindari penggunaan kartu kredit agar total utang tidak semakin melonjak, sementara akan melunasinya dengan minimum payment. Walaupun begitu, jika Budi memang memilih opsi ini, Budi baru akan bisa terbebas dari utang setelah melakukan pembayaran selama  4 tahun dan 4 bulan. Selain itu total pembayaran yang harus dilakukan adalah sebesar Rp38.300.000,- (pokok utang sebesar Rp30.000.000,- dan bunga sebesar Rp8.300.000,-).

Budi akhirnya mengikuti program manajemen utang dari amalan, dan tim amalan berhasil mendapatkan program potongan diskon untuk meringankan sisa utang yang masih dimiliki oleh Budi. Berdasarkan hasil tersebut, tim amalan berhasil meringankan utang Budi menjadi sebesar Rp20.000.000,- untuk melunasi seluruh tunggakan. Tentunya nominal tersebut harus langsung diselesaikan hanya dalam 1x pembayaran dan Budi tidak perlu lagi membayar bunga tambahan. Hanya dalam 1x bayar saja, Budi dapat langsung terbebas dari jeratan utang.  

Lalu, Budi mengajukan pinjaman baru (refinancing) dengan cicilan 24x sebesar Rp940.000,- berarti ia membutuhkan waktu 24 bulan dengan total Rp22.600.000,- untuk terbebas dari seluruh tunggakan (hemat sebesar Rp7.400.000,- dari total utang Rp30.000.000,- yang harus dilunasi ke pihak bank).

Anda dapat melihat bahwa ternyata dengan memanfaatkan pinjaman baru untuk melunasi utang yang masih berjalan dapat membantu Anda untuk terbebas dari utang dan menabung lebih banyak. Pada kasus tersebut, berarti Budi langsung melunasi seluruh sisa tunggakanya kepada pihak bank dalam 1x bayar, tanpa perlu takut dikejar oleh debt collector, dan tinggal menyelesaikan sisa angsuran kepada pihak lembaga finansial yang memberikan program refinancing dengan suku bunga yang lebih rendah. Pada kasus Budi, mengambil program keringanan dengan potongan diskon yang dibarengi dengan refinancing dapat membuatnya menabung lebih dari Rp15.000.000,- 

Jenis Program Konsolidasi Utang

Ada dua jenis konsolidasi utang, yakni menggunakan agunan dan tidak menggunakan agunan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan bisa didapatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan bukan bank. 

Kini, amalan bekerja sama dengan lembaga multifinance serta perusahaan peer to peer lending terpercaya di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya amalan dalam membantu klien kami dalam menuju hidup baru bebas utang, yang terintegrasi dalam program manajemen utang amalan. Berikut adalah dua jenis program konsolidasi utang yang tersedia di amalan:

Konsolidasi dengan Agunan

Sesuai dengan namanya, konsolidasi utang dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan agunan. Pada kebanyakan kasus, biasanya jenis aset yang bisa diagunkan berupa properti, khususnya rumah tinggal. Pada kasus lain, Anda juga bisa memberikan mobil sebagai agunan. 

Untuk mengikuti program konsolidasi dengan agunan, utang yang masih berjalan bisa dalam keadaan tertunggak maupun lancar. Jadi, meskipun belum tertunggak Anda dapat mengambil langkah ini sebagai langkah preventif agar dapat melunasi utang dengan keringanan sementara masih memiliki dana. Bagi yang sudah tertunggak, amalan juga akan membantu melakukan proses negosiasi terlebih dahulu sebelum utang dikonsolidasikan. Sehingga, Anda bisa melunasi utang dengan lebih ringan lagi. 

amalan menyediakan program jenis ini dengan bekerja sama bersama beberapa lembaga multifinance ternama di Indonesia seperti BFI Finance dan Smart Finance, untuk membantu klien kami dalam mendapatkan program konsolidasi utang. 

Konsolidasi tanpa Agunan: Card Cutter dan Card Cutter Plus

Tentu saja jenis konsolidasi utang yang ini lebih cocok digunakan oleh Anda yang memang tidak memiliki aset. amalan bekerja sama dengan sebuah perusahaan peer to peer lending ternama di Indonesia, KoinWorks, untuk memberikan program ini kepada klien kami. Sebagai salah satu perusahaan startup di bidang financial technology di Indonesia, tentunya Anda sudah mengenal KoinWorks sebagai perusahaan yang melayani pemberian pinjaman dengan bunga yang rendah. Ada dua jenis program konsolidasi tanpa agunan:

Card Cutter

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Pada program Card Cutter, kondisi utang biasanya belum tertunggak. Anda tidak perlu menggunakan agunan apapun, cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter (dibantu dengan konsultan profesional amalan), lalu beberapa jenis utang akan digantikan menjadi satu utang baru. 

Card Cutter Plus 

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Bedanya, kondisi utang biasanya sudah tertunggak, lalu sebelum dikonsolidasikan menjadi satu, utang-utang tersebut akan melalui proses negosiasi terlebih dahulu agar mendapatkan potongan. Tentu ini akan membuat utang Anda menjadi lebih ringan lagi, dan lebih mudah untuk dilunasi. Sama halnya dengan Card Cutter, Anda juga tidak perlu menggunakan agunan apapun. Cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter Plus (dibantu dengan konsultan profesional amalan).

Proses Pengajuan Refinancing

Saat mengajukan program refinancing, tentunya Anda tidak bisa asal-asalan memilih lembaga finansial. Langkah yang salah tersebut bisa berujung pada mimpi buruk tambahan, yang akan membuat Anda kesulitan melunasi seluruh sisa tunggakan yang masih berjalan. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengandalkan referensi dari perusahaan yang menyediakan program manajemen utang, karena perusahaan ini biasanya memiliki strategi terbaik yang dapat membantu Anda terbebas dari utang, beserta dengan rekomendasi lembaga finansial terpercaya, yang dapat membantu Anda dalam mendapatkan program refinancing terbaik dan membantu terbebas dari utang. 

Untuk mendapatkan program refinancing terbaik yang tentunya disertai dengan program manajemen utang, agar dapat membantu Anda terbebas dari utang, Anda bisa menggunakan jasa profesional dari perusahaan manajemen utang. Salah satunya adalah amalan.

——————————————————————————————-

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Apa Arti Konsolidasi Utang Kartu Kredit & Apa Keuntungannya bagi Saya?

Langkah untuk melunasi utang kartu kredit maupun KTA yang tertunggak kini semakin meluas. Program manajemen utang amalan kini memiliki produk baru berupa konsolidasi utang dan melakukan refinancing terhadap utang yang Anda miliki. Singkatnya, program konsolidasi utang adalah sebuah program yang dibuat untuk mempermudah Anda agar dapat melunasi gabungan beberapa jenis utang menjadi satu utang saja.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak poin-poin di bawah ini:

Definisi Konsolidasi Utang Kartu Kredit dan KTA

Pada dasarnya konsolidasi utang kartu kredit dan KTA (debt consolidation) adalah langkah yang diambil untuk mempermudah Anda agar dapat melunasi gabungan beberapa jenis utang menjadi satu utang saja kepada sebuah lembaga pembiayaan selain bank (misalnya multifinance maupun perusahaan peer to peer lending).

Biasanya ada beberapa keuntungan konsolidasi utang kartu kredit atau KTA yang bisa Anda dapatkan. Pertama, Anda tidak perlu lagi repot-repot membayarkan utang secara terpisah kepada beberapa bank sekaligus. Jadi dengan melakukan konsolidasi utang, seluruh proses pembayaran berbagai utang kartu kredit atau KTA hanya dilakukan melalui satu pintu. Hal ini bisa menjadi sangat merepotkan, apalagi jika Anda adalah orang yang cukup sibuk. Selain itu keuntungan konsolidasi utang kartu kredit lainnya adalah dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan bunga normal. 

Ada dua jenis konsolidasi utang, yakni menggunakan agunan dan tidak menggunakan agunan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan bisa didapatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan bukan bank. 

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Konsolidasi Utang 

Sebelum menggunakan program konsolidasi utang kartu kredit, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. 

1. Hitung total utang dan uang yang ada di simpanan saat ini

Dengan begini Anda jadi tahu berapa total utang yang harus Anda lunasi, selain itu Anda juga harus tahu apakah uang yang Anda miliki saat ini masih memungkinkan untuk melakukan pembayaran secara normal. Jika tahu kalau sudah tidak mungkin lagi, coba kalkulasikan apakah uang simpanan yang tersisa justru lebih baik dialokasikan untuk program konsolidasi utang – dengan pembayaran satu pintu, dan bunga yang cenderung lebih meringankan 

2. Ketahui estimasi utang yang harus dibayarkan sampai selesai

Hitung dengan teliti berapa estimasi utang yang harus dibayarkan sampai lunas. Jangan lupa untuk menghitung bunga yang akan dibebankan. Kira-kira apakah Anda akan lebih mampu melunasi utang dengan perhitungan yang diberikan. Dengan melakukan kalkulasi secara tepat, tentunya Anda bisa mempersiapkan dana agar utang bisa lunas dengan tepat waktu. 

3. Ingatlah bahwa kartu kredit dan KTA tidak lagi bisa digunakan

Ya, begitu Anda sudah mengikuti program konsolidasi utang, kartu kredit yang Anda miliki sudah tidak lagi bisa digunakan. Jadi memang Anda harus memanfaatkan momen ini untuk fokus melunasi utang, dan tidak lagi menambah utang. 

Bagaimana Cara Mengikuti Program Konsolidasi Utang?

Sebagai perusahaan jasa profesional berbasis teknologi pertama di Indonesia yang menyediakan program manajemen utang, amalan international selalu berupaya untuk memberikan jalan keluar bagi seluruh klien kami dalam melunasi utangnya. Salah satu teroboasan terbaru kami adalah melalui program konsolidasi utang.

amalan bekerja sama dengan lembaga pembiayaan serta perusaahaan peer to peer lending terbaik di Indonesia, yang gerak bisnisnya sudah terdaftar dan diakui oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal ini menunjukkan keseriusan amalan agar klien dapat menyelesaikan utang dengan cara yang profesional dan berbasis legal di mata Pemerintah. Berikut adalah dua jenis program konsolidasi utang amalan:

Konsolidasi dengan Agunan

Sesuai dengan namanya, konsolidasi utang dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan agunan. Pada kebanyakan kasus, biasanya jenis aset yang bisa diagunkan berupa properti, khususnya rumah tinggal. Spesifikasi jenis rumah yang bisa diagunkan tentu saja berbeda-beda, tergantung syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh lembaga pembiayaan. Untuk agunan berupa rumah, umumnya harus berupa rumah tinggal di lokasi yang telah ditentukan (misalnya perumahan), bukan ruko / rukan maupun rumah yang dibentuk menjadi kost. Masih ada banyak lagi spesifikasi yang ditentukan untuk menentukan apakah sebuah rumah layak dijadikan agunan. Pada kasus lain, Anda juga bisa memberikan mobil sebagai agunan. Sama halnya seperti rumah, akan ada beberapa ketentuan misalnya mobil tersebut tercatat atas nama sendiri. 

Untuk mengikuti program konsolidasi dengan agunan, utang yang masih berjalan bisa dalam keadaan tertunggak maupun lancar. Jadi, meskipun belum tertunggak Anda dapat mengambil langkah ini sebagai langkah preventif agar dapat melunasi utang dengan keringanan sementara masih memiliki dana. Bagi yang sudah tertunggak, amalan juga akan membantu melakukan proses negosiasi terlebih dahulu sebelum utang dikonsolidasikan. Sehingga, Anda bisa melunasi utang dengan lebih ringan lagi. 

amalan bekerja sama dengan beberapa lembaga multifinance ternama di Indonesia seperti BFI Finance dan Smart Finance, untuk membantu klien kami dalam mendapatkan program konsolidasi utang. Kedua lembaga multi-finance tersebut akan membantu seluruh klien amalan agar dapat melunasi utang dengan lebih mudah dan meringankan.

Untuk mengikuti program ini akan ada persyaratan yang harus dipenuhi. Informasi lebih lengkap bisa langsung menghubungi konsultan kami. 

Konsolidasi tanpa Agunan: Card Cutter dan Card Cutter Plus

Sesuai namanya, jenis konsolidasi utang satu ini tidak memerlukan agunan sama sekali. Tentu saja jenis yang ini lebih cocok digunakan oleh Anda yang memang tidak memiliki aset, yang sesuai dengan ketentuan. amalan bekerja sama dengan sebuah perusahaan peer to peer lending ternama di Indonesia, KoinWorks, untuk memberikan program ini kepada klien kami. Sebagai salah satu perusahaan startup di bidang financial technology di Indonesia, tentunya Anda sudah mengenal KoinWorks sebagai perusahaan yang melayani pemberian pinjaman dengan bunga yang rendah. 

Ada dua jenis program konsolidasi tanpa agunan:

Card Cutter

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Pada program Card Cutter, kondisi utang biasanya belum tertunggak. Anda tidak perlu menggunakan agunan apapun, cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter (dibantu dengan konsultan profesional amalan), lalu beberapa jenis utang akan digantikan menjadi satu utang baru. 

Card Cutter Plus 

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Bedanya, kondisi utang biasanya sudah tertunggak, lalu sebelum dikonsolidasikan menjadi satu, utang-utang tersebut akan melalui proses negosiasi terlebih dahulu agar mendapatkan potongan. Tentu ini akan membuat utang Anda menjadi lebih ringan lagi, dan lebih mudah untuk dilunasi. Sama halnya dengan Card Cutter, Anda juga tidak perlu menggunakan agunan apapun. Cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter Plus (dibantu dengan konsultan profesional amalan).

Lantas, jika tanpa agunan seperti itu lalu apa saja persyaratan yang perlu dipenuhi agar dapat mengikuti program Card Cutter dan Card Cutter Plus?

  1. Berdomisili di Jabodetabek
  2. Karyawan yang telah bekerja selama min. 12 bulan di sebuah perusahaan
  3. Sudah menikah dan punya anak 

Untuk mengetahui lebih lengkapnya mengenai program konsolidasi utang amalan, silakan klik gambar di bawah agar tim kami dapat menghubungi Anda. 

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Ini Langkah-langkah Mengikuti Program Konsolidasi Utang Kartu Kredit

Ketika terjerat utang kartu kredit maupun KTA, solusi yang bisa Anda ambil adalah dengan mengikuti program refinancing. Secara singkat, cara ini merupakan cara solusi yang tepat karena memanfaatkan aset yang Anda miliki untuk mendapatkan dana dalam melunasi sisa utang yang masih tertunggak. Apa itu refinancing dan apa saja langkah-langkah yang akan ditempuh saat mengikuti program konsolidasi utang kartu kredit. 

Definisi Refinancing Utang Kartu Kredit dan KTA

Pada dasarnya refinancing atau biasa juga disebut dengan konsolidasi utang adalah langkah yang diambil untuk mempermudah Anda agar dapat melunasi gabungan beberapa jenis utang menjadi satu utang saja kepada sebuah lembaga pembiayaan selain bank (misalnya multifinance maupun perusahaan peer to peer lending).

Pada proses refinancing kartu kredit sendiri biasanya alurnya sama seperti pertama kali Anda mengajukan cicilan KPR atau KKB. Anda perlu memilih penyedia layanan refinancing yang tepat dan sesuai dengan Anda. Cari tahu juga apa saja persyaratan yang perlu Anda penuhi, misalnya apakah perlu disertai dengan jaminan aset (kendaraan atau properti) atau tidak perlu. Serta apa ketentuan lainnya yang perlu Anda penuhi agar bisa mengikuti program tersebut demi melunasi sisa utang yang masih berjalan.

Jenis Program Konsolidasi Utang

Ada dua jenis konsolidasi utang, yakni menggunakan agunan dan tidak menggunakan agunan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan bisa didapatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan bukan bank.

Kini, amalan bekerja sama dengan lembaga multifinance serta perusahaan peer to peer lending terpercaya di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya amalan dalam membantu klien kami dalam menuju hidup baru bebas utang, yang terintegrasi dalam program manajemen utang amalan. Berikut adalah dua jenis program konsolidasi utang yang tersedia di amalan:

Konsolidasi dengan Agunan

Sesuai dengan namanya, konsolidasi utang dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan agunan. Pada kebanyakan kasus, biasanya jenis aset yang bisa diagunkan berupa properti, khususnya rumah tinggal. Pada kasus lain, Anda juga bisa memberikan mobil sebagai agunan.

Untuk mengikuti program konsolidasi dengan agunan, utang yang masih berjalan bisa dalam keadaan tertunggak maupun lancar. Jadi, meskipun belum tertunggak Anda dapat mengambil langkah ini sebagai langkah preventif agar dapat melunasi utang dengan keringanan sementara masih memiliki dana. Bagi yang sudah tertunggak, amalan juga akan membantu melakukan proses negosiasi terlebih dahulu sebelum utang dikonsolidasikan. Sehingga, Anda bisa melunasi utang dengan lebih ringan lagi.

amalan menyediakan program jenis ini dengan bekerja sama bersama beberapa lembaga multifinance ternama di Indonesia seperti BFI Finance dan Smart Finance, untuk membantu klien kami dalam mendapatkan program konsolidasi utang.

Konsolidasi tanpa Agunan: Card Cutter dan Card Cutter Plus

Tentu saja jenis konsolidasi utang yang ini lebih cocok digunakan oleh Anda yang memang tidak memiliki aset. amalan bekerja sama dengan sebuah perusahaan peer to peer lending ternama di Indonesia, KoinWorks, untuk memberikan program ini kepada klien kami. Sebagai salah satu perusahaan startup di bidang financial technology di Indonesia, tentunya Anda sudah mengenal KoinWorks sebagai perusahaan yang melayani pemberian pinjaman dengan bunga yang rendah. Ada dua jenis program konsolidasi tanpa agunan:

Card Cutter

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Pada program Card Cutter, kondisi utang biasanya belum tertunggak. Anda tidak perlu menggunakan agunan apapun, cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter (dibantu dengan konsultan profesional amalan), lalu beberapa jenis utang akan digantikan menjadi satu utang baru.

Card Cutter Plus

Pada program jenis ini, Anda bisa mengonsolidasikan beberapa utang kartu kredit / KTA dengan minimal total 10 juta Rupiah. Bedanya, kondisi utang biasanya sudah tertunggak, lalu sebelum dikonsolidasikan menjadi satu, utang-utang tersebut akan melalui proses negosiasi terlebih dahulu agar mendapatkan potongan. Tentu ini akan membuat utang Anda menjadi lebih ringan lagi, dan lebih mudah untuk dilunasi. Sama halnya dengan Card Cutter, Anda juga tidak perlu menggunakan agunan apapun. Cukup mendaftarkan diri dalam program Card Cutter Plus (dibantu dengan konsultan profesional amalan).

Langkah-langkah Mengajukan Konsolidasi Utang

Hitung Total Utang dan Lihat Aset Apa yang Bisa Dimanfaatkan

Sebelum memutuskan untuk mengikuti program konsolidasi utang atau refinancing, mulailah dengan menghitung total utang. Seberapa besar nominal utang yang Anda miliki, lalu apakah tabungan yang tersimpan sampai saat ini masih memungkinkan untuk dimanfaatkan agar bisa melunasi sisa utang yang tertunggak. Tidak lupa, cek juga aset apa saja yang Anda miliki saat ini. Aset berupa rumah atau mobil bisa dimanfaatkan agar Anda bisa mengikuti program konsolidasi utang. Lihat apakah rumah yang Anda tinggali saat ini bisa dimanfaatkan, atau mobil yang Anda gunakan juga bisa dijadikan senjata berharga dalam melunasi utang.

Mulai Mencari Perusahaan Penyedia Jasa Konsolidasi Utang (Pilih Peminjam yang Memang Sudah Terdaftar OJK)

Setelah menghitung total utang, mulailah dengan mencari program konsolidasi utang atau refinancing dari perusahaan yang memang sudah memiliki reputasi baik di jasa tersebut. Tolak ukur pertama tentunya dengan mengecek apakah perusahaan peminjam dana terdaftar di OJK, sebab sebagai lembaga yang memiliki otoritas atas lembaga keuangan yang mengelola dana, tentu saja OJK akan melakukan seleksi terhadap anggota-anggotanya.

Biasanya, peminjam yang terdaftar dalamOJK juga bisa lebih dipercaya akan kemampuannya dalam menjaga informasi dan data pribadi para calon peminjamnya. Belum lagi, untuk urusan keuangan yang bersifat pribadi, tentunya Anda tidak mau sembarangan orang mengakses data Anda, bukan? Beberapa jenis lembaga keuangan yang harus Anda cek namanya dalam OJK tidak terbatas pada bank, multi-finance (pembiayaan), maupun perusahaan peer to peer lending.

Lihat Apakah Anda Bisa Memenuhi Persyaratan

Dalam program konsolidasi utang kartu kredit, biasanya akan ada beberapa persyaratan yang perlu Anda penuhi, persyaratan utamanya biasanya terletak pada aset yang diagunkan. Cek lagi apakah aset yang Anda miliki sudah cukup memenuhi persyaratan. Dengan begitu, Anda bisa mulai mengajukan program tersebut ke pihak peminjam. Untuk mengikuti program di amalan sendiri, Anda harus memenuhi syarat seperti sudah menikah dan memiliki anak, bekerja selama dua tahun di perusahaan yang sama, serta telah tinggal selama dua tahun di alamat yang sama. Pada persyaratan dari segi agunan cukup variatif, namun ciri utamanya adalah rumah yang memiliki nilai jual kembali yang bagus. Jadi, misalnya jika rumah tersebut berada di dekat rel kereta api, tentu saja akan memiliki nilai jual yang lebih rendah dan cenderung lebih sulit untuk mengikuti program konsolidasi utang.

Minta Skema Pembayaran yang Jelas

Tidak lupa, Anda pun juga harus meminta skema pembayaran yang akan Anda lakukan. Jika memang pembayaran cicilan misalnya dilakukan sampai 24 bulan ke depan (dua tahun), maka lihatlah apakah tabel tersebut memberikan perincian secara jelas, berapa besar nominal yang harus dibayarkan setiap bulan, beserta dengan bunganya. Dengan begitu, Anda bisa melihat jelas bagaimana perhitungannya dan apakah Anda cukup mampu untuk mengikuti program tersebut sampai selesai, agar masalah utang yang sedang berjalan juga bisa cepat selesai.

Pastikan Nominal Cicilan per Bulan dan Bunga Pinjaman Bisa Anda Sanggupi

Saat Anda mengikuti program konsolidasi utang, salah satu yang patut diperhatikan adalah besarnya cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Normalnya, cicilan per bulan harus lebih rendah dibandingkan cicilan yang Anda bayarkan saat ini. Anggap saja saat ini Anda memiliki dua kartu kredit dan satu KTA yang menunggak, jika diakumulasikan seluruh total utang tertunggak sebesar Rp100.000.000,- lalu cicilan per bulan yang harus dibayarkan secara kumulatif sebesar Rp10.000.000,- Namun, dengan program konsolidasi ini, nantinya ketiga jenis utang akan beralih menjadi satu jenis utang dengan salah satu perusahaan pembiayaan, dan Anda hanya perlu membayar lebih rendah, anggap saja hanya Rp300.000,- saja per bulannya sampai tenor yang sudah ditentukan dan tentunya lebih meringankan Anda. Tentu saja tidak semua skema akan berjalan seperti ini, bisa saja cicilan per bulan menjadi hanya Rp1.000.000,- atau bahkan lebih, namun yang pasti cicilan tersebut akan lebih rendah dibandingkan cicilan ke bank.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah adanya suku bunga yang wajar. Normalnya, bunga yang dikenakan berkisar tidak lebih dari 3% per bulan. Penting untuk diingat bahwa meskipun persentase bunga cukup tinggi, biasanya cicilan per bulan dipastikan bisa lebih rendah karena dicicil dalam tenor waktu tertentu yang sudah disesuaikan oleh perusahaan peminjam (pemberi program konsolidasi utang). Selain itu, biasanya jika dikenakan biaya, seharusnya biaya yang dibayarkan untuk mengikuti program ini masih cukup masuk akal.  

——————————————————————————————-

Untuk mendapatkan program refinancing terbaik yang tentunya disertai dengan program manajemen utang, agar dapat membantu Anda terbebas dari utang, Anda bisa menggunakan jasa profesional dari perusahaan manajemen utang. Salah satunya adalah amalan.

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Stop Membayar Tagihan Kartu Kredit dengan Minimum Payment

Beberapa waktu lalu kami pernah membahas mengenai tiga jenis pembayaran kartu kredit: pembayaran secara penuh setiap bulan, membayar dengan minimum payment, serta tidak membayar sama sekali/menunggak. Kali ini kami akan membahas lebih dalam tentang pembayaran dengan minimum payment, termasuk di antarnya adalah definisi, ilustrasi pembayaran tagihan kartu kredit dengan minimum payment, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan jika sudah terlanjur membayar tagihan dengan minimum payment.

Definisi Membayar Tagihan Kartu Kredit dengan Minimum Payment

Seperti namanya, minimum payment kartu kredit merupakan pembayaran yang dilakukan oleh pemilik kartu kredit dengan hanya membayarkan (rata-rata) 10% dari total tunggakan + tagihan yang masih belum lunas di bulan sebelumnya (jika ada). Jenis pembayaran ini menjadi opsi favorit terutama bagi mereka yang takut masuk dalam blacklist BI. Namun, benarkah membayar tagihan kartu kredit dengan minimum payment merupakan pilihan yang tepat? Mari simak selengkapnya.

Alasan Mengapa Membayar Tagihan Kartu Kredit dengan Minimum Payment Begitu Digemari?

Membayar tagihan dengan minimum payment sering dijadikan opsi olah para pemegang kartu kredit. Hal ini bukan tanpa alasan, opsi membayar tagihan dengan minimum payment ini begitu digemari karena tentunya pemilik kartu tidak perlu melakukan pembayaran secara penuh, dan masih bisa mengalokasikan sisa uang untuk melakukan pembayaran tagihan lainnya. Kondisi ini diambil ketika pemilik kartu tidak mampu melunasi langsung secara lunas, namun tidak mau namanya tercantum dalam blacklist BI.

Ya, walaupun Anda tidak melakukan pembayaran secara penuh, Anda tidak perlu khawatir akan nama baik Anda. Bank akan tetap menganggap bahwa pembayaran Anda lancar karena tidak ada penunggakan sama sekali. Ini berarti, pemilik kartu kredit akan terhindar dari ancaman blacklist IDI Historis, yang akan membuatnya kesulitan untuk mengajukan pinjaman lagi di masa depan. 

Namun sesungguhnya, membayar tagihan dengan minimum payment bukanlah jalan terbaik karena tidak akan membuat Anda terbebas dari utang sama sekali. Mengapa begitu? Berikut adalah ilustrasi pelunasan minimum payment kartu kredit, yang dapat membuat Anda melihat langsung bagaimana dampak pembayaran tersebut terhadap pelunasan utang kartu kredit yang sedang Anda miliki:

Ilustrasi Pelunasan Minimum Payment Kartu Kredit

Irwan Ibrahim, Director of Customer Solutions PT amalan international indonesia, membuat ilustrasi pelunasan kartu kredit dengan minimum payment untuk menunjukkan efektivitas membayar tagihan kartu kredit dengan minimum payment sampai melunasi seluruh tagihan. Dalam proses ini pemilik kartu dikondisikan tidak menggunakan kartu kreditnya lagi, dan berusaha terus melunasi sampai sisa tunggakan habis. Berikut adalah ilustrasi pelunasan kartu kredit dengan minimum payment :

Budi memiliki utang kartu kredit sebesar Rp- dengan bunga sebesar 2,25% dan biaya kartu tahunan sebesar Rp300.000,- karena tidak mampu membayar tagihan secara penuh setiap bulan, maka Budi memutuskan untuk melakukan pembayaran dengan minimum payment sebesar 10% dari total tunggakan setiap bulan sampai lunas. Pada kasus ini, Budi sama sekali tidak menggunakan kartu tersebut dan hanya fokus untuk melunasi tunggakan dengan minimum payment saja. Kira-kira sampai berapa lama Budi baru bisa terbebas dari tunggakan ya? 

Dapat kita lihat, bahwa utang tersebut baru bisa dilunasi dengan minimum payment pada bulan ke-67 atau setelah 5,5 tahun. Bayangkan saja jika Anda menjadi Budi, berarti Anda harus bertahan tanpa menggunakan kartu kredit sama sekali untuk melunasi tagihan yang tersisa. Padahal kenyataannya, jika saja Budi melakukan pembayaran dengan teratur dan dapat menggunakan kartu kredit dengan maksimal, Budi bisa memanfaatkannya untuk promosi-promosi lain yang bermanfaat untuk berbelanja dengan lebih murah. Sayang sekali bukan jika kartu kredit tidak dipakai sama sekali dan hanya digunakan untuk membayar sisa tunggakan saja? Lebih lengkapnya anda juga dapat mengecek simulasi pelunasan kartu kredit dengan minimum payment di sini atau klik gambar di akhir artikel ini.

Stop Membayar Tagihan Kartu Kredit dengan Minimum Payment 

Setelah melihat dari ilustrasi pembayaran tagihan dengan minimum payment yang dilakukan oleh Budi di atas, Anda bisa melihat bahwa sebenarnya Budi sebagai pemilik kartu kredit hanyalah menimbun utang tanpa menyelesaikannya sama sekali. Budi tetap tidak dapat menghindari bunga yang tetap berjalan di balik pembayaran tagihan kartu kredit dengan minimum payment. Maka dari itu, hal ini tentunya hanya membuatnya lebih lama melunasi utang. Pada kasus Budi, dengan utangnya yang senilai 50 juta, baru bisa dilunasi 5,5 tahun kemudian.

Kasus seperti ini dapat terjadi sama halnya pada Anda. Berdasarkan apa yang dialami oleh Budi, Anda sebagai pemilik kartu harus terus-menerus melakukan pembayaran tagihan kartu kredit dengan minimum payment selama bertahun-tahun jika ingin melunasinya. Belum lagi, saat ingin fokus dalam melunasi tagihan kartu kredit dengan minimum payment, Anda juga tidak bisa memanfaatkan kartu kredit tersebut untuk promo-promo menarik yang seharusnya dapat memberikannya keuntungan. Semakin kartu tersebut digunakan maka hanya akan membebani Anda untuk melunasi sisa utang yang masih berjalan.

Jika memang Anda sudah terlanjur melakukan pembayaran minimum payment kartu kredit, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya:  

Berhenti Menggunakan Kartu Kredit dan Kurangi Pengeluaran

Jika memang Anda mulai melakukan pembayaran tagihan kartu kredit dengan minimum payment, maka inilah saatnya untuk menghentikan pemakaian kartu kredit. Hal ini berguna untuk meminimalisir tingginya tagihan yang terakumulasi. Bayangkan saja, jika untuk membayar tagihan bulan ini saja Anda sudah merasa kesulitan, apalagi jika harus diakumulasikan dengan tagihan-tagihan baru. Belum lagi adanya bunga yang dikenakan dalam keterlambatan pembayaran, tentu saja akan membuat Anda akan semakin kesulitan untuk melunasi. 

Tidak hanya harus berhenti menggunakan kartu kredit, Anda juga harus dengan aktif mengurangi pengeluaran. Cobalah untuk meninjau kembali pengeluaran bulanan yang sering Anda lakukan. Lihat lagi mana saja jenis pengeluaran yang harus dipangkas, perhatikan lagi pengeluaran rumah tangga apa saja yang harus lebih dihemat agar dapat membantu menekan pengeluaran. Memangkas pengeluaran bisa dilakukan dari hal-hal yang paling sederhana, misalnya jika Anda terbiasa berpergian dengan taksi online, cobalah menggantinya dengan ojek online maupun opsi transportasi umum lain saat berpergian. Jika terbiasa berbelanja di pasar modern yang harganya lebih mahal, tidak ada salahnya untuk mulai beralih ke pasar tradisional terdekat yang menawarkan harga jauh lebih murah.

Tidak ketinggalan, saat akan memangkas pengeluaran cobalah untuk perhatikan juga pengeluaran apa saja yang tetap harus dilakukan secara teratur. Bukan bermaksud untuk semakin menambah pengeluaran, hanya saja hal ini perlu dilakukan agar nantinya tidak semakin membebani pengeluaran esktra di kemudian hari. Pengeluaran yang harus tetap dibayar secara teratur meskipun sedang memangkas pengeluaran misalnya asuransi  kesehatan, maupun asuransi lain. Saat sedang jatuh sakit, biaya premi yang Anda bayarkan setiap bulannya dapat berbuah baik, sehingga Anda tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan.

Gunakan Tabungan yang Tersedia

Jika memang terpaksa dan tidak tertutup kemungkinan, cobalah untuk menggunakan sumber dana lain untuk mulai melunasi seluruh tagihan kartu kredit secara tepat waktu. Salah satu opsi yang bisa Anda manfaatkan adalah rekening tabungan khusus menabung. Meskipun terpaksa, namun di saat darurat seperti ini uang yang tersimpan di rekening tabungan dapat membantu membebaskan Anda dari tagihan kartu kredit. Hal ini mengingat bunga kartu kredit yang cukup tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan. Pada dasarnya, jika memang utang kartu kredit Anda cukup tinggi dan belum melakukan pembayaran dengan penuh, ada baiknya untuk menggunakan tabungan.

Memanfaatkan Dana Darurat

Sumber dana lain yang bisa digunakan untuk membayar tagihan kartu kredit adalah dengan dana darurat yang sudah disimpan dalam beberapa waktu terakhir. Jika Anda menabung dengan cukup teratur, tentunya Anda pasti sudah menyisihkan dana darurat setiap bulannya. Seperti dilansir dari Liputan6.com, pakar keuangan Safir Senduk mengungkapkan bahwa sebaiknya setiap bulan Anda menyisihkan minimal 10% dari gaji yang didapatkan. Di sisi lain, jika risiko pekerjaan semakin besar seperti bekerja sebagai seorang freelancer, profesional, penyanyi, perbesar dana cadangan 6-9 bulan pengeluaran, tetapi jika Anda seorang pengusaha setidaknya siapkan dana sebesar 9-12 bulan pengeluaran. 

Dana darurat bisa dikumpulkan dengan menggunakan tabungan berencana yang otomatis melakukan auto debet setiap bulan dari rekening transaksi Anda. Cara lain untuk mengumpulkan dana darurat sebagai cara melunasi utang dengan cepat adalah dengan menagih orang-orang yang masih berutang pada Anda. Biasanya jumlah piutang yang Anda miliki bisa sangat membantu Anda untuk mengumpulkan dana membayar utang. 

Minta Bantuan Keluarga atau Teman Terdekat

Jika memang sudah terpaksa, Anda juga melakukan pembayaran dengan menggunakan bantuan dari keluarga maupun teman terdekat. Tentu saja diperlukan komitmen besar jika Anda memilih untuk melakukan opsi yang satu ini.  Pinjaman dari keluarga atau teman terdekat memang biasanya tidak disertai dengan bunga, dan cenderung lebih meringankan. Namun begitu, Anda harus mengembalikan uang tersebut sesuai dengan kesepakatan yang dibuat, agar tali silaturahmi yang telah terjalin tetap baik tanpa muncul konflik baru akibat pinjaman tersebut. 

Cari Cara Lain Agar Bisa Mendapatkan Keringanan dalam Melunasi Tagihan Kartu Kredit

Jika Anda menggunakan minimum payment dengan alasan karena tidak mampu melunasi secara penuh, ada cara lain yang bisa Anda lakukan. Cara tersebut adalah dengan mengikuti program keringanan dari bank. Cara ini tentunya lebih baik daripada terus-menerus melakukan pembayaran dengan minimum payment, yang tidak jauh berbeda dengan menunda penunggakan kartu. Anda dapat mengikuti program keringanan agar dapat mendapatkan potongan dalam membayar tagihan kartu kredit. 

Program Keringanan untuk Melunasi Tagihan Kartu Kredit

Seperti yang sudah dijelaskan, ada cara lain yang bisa Anda gunakan untuk melunasi tagihan kartu kredit yang terus membengkak, yakni dengan mengikuti program keringanan. Seringkali ditemui bahwa membayar tagihan dengan minimum payment dilakukan karena ketidakmampuan membayar dari pemilik kartu. Beberapa alasan utama penyebab seseorang terlilit utang misalnya, kehilangan tulang punggung keluarga, kehilangan pekerjaan (perusahaan tempatnya bekerja melakukan pengurangan karyawan), tertimpa musibah, atau bisnis yang mengalami kebangkrutan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan 3 jenis program bank yang dapat meringankan beban Anda dalam melunasi utang yang masih berjalan:

Potongan / Diskon dalam Satu Kali Bayar

Jenis program keringanan yang satu ini memungkinkan nasabah agar total utangnya berkurang menjadi lebih kecil. Sesuai dengan namanya, walaupun nasabah mendapatkan diskon dalam utangnya (umumnya 20-50%), mereka harus langsung membayar dalam satu kali bayar. Dalam beberapa kasus, program keringanan satu ini dapat memberikan pemilik kartu potongan diskon sampai 70%. Jadi, Anda tidak perlu menunggu sampai bertahun-tahun untuk melunasi utang, dan tentunya disertai dengan total potongan lebih besar.

Cicilan yang Diperpanjang dengan Bunga Rendah 

Berbeda dengan program diskon dalam satu kali bayar, program satu ini cocok bagi Anda yang secara finansial lebih minim. Singkatnya, nasabah yang memiliki tunggakan kartu kredit atau tunggakan KTA dapat memperpanjang tenor cicilannya agar menjadi lebih ringan, bunga yang didapat pun lebih rendah daripada bunga yang berlaku pada umumnya. Jika bunga normal yang berjalan saat ini berada di kisaran 2,25%, maka ada kemungkinan untuk mendapatkan bunga sebesar 0-2% saja.

Diskon Cicilan 

Lain lagi dengan program yang satu ini, jenis program ini merupakan gabungan dari dua jenis program di atas, yakni nasabah mendapatkan potongan lalu sisa pembayarannya dapat dilakukan dengan cicilan. Bank juga akan melihat kondisi yang dialami nasabah terlebih dahulu. Jika nasabah memiliki kondisi pendukung yang membuatnya semakin sulit untuk melunasi utang, maka kemungkinan besar mereka bisa mendapatkan program ini (dengan catatan bank yang bersangkutan memiliki program tersebut).

Untuk mendapatkan program keringanan seperti tiga pilihan di atas, Anda bisa meminta bantuan dari perusahaan yang menyediakan jasa program manajemen utang. Perusahaan yang menyediakan program manajemen utang seperti ini biasanya memiliki tim berpengalaman yang profesional dalam membantu Anda untuk menyusun strategi dalam melunasi utang. Belum lagi jika Anda memiliki beberapa utang di berbagai bank sekaligus, tentunya perusahaan yang menyediakan program manajemen utang dapat membantu Anda dalam menyusun strategi dan memutuskan jenis tunggakan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu sesuai dengan kondisi finansial yang Anda miliki. 

Salah satu kelebihan menggunakan perusahaan yang menyediakan program manajemen utang untuk mengatasi masalah utang kartu kredit Anda adalah Anda dapat berfokus untuk mencari dana untuk melunasi utang. Di saat inilah konsultan dari perusahaan yang menyediakan program manajemen utang berperan untuk membantu Anda dalam mendapatkan keringanan terbaik, sehingga Anda mampu melunasi sisa utang, tanpa perlu melakukan pembayaran tagihan kartu kredit dengan minimum payment secara terus menerus. Salah satu perusahaan yang bisa Anda manfaatkan adalah amalan. 

Referensi: InvestopediaOkezoneLiputan 6

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

8 Cara Menghindari Utang Kartu Kredit

Kartu kredit memberikan Anda banyak kemudahan. Anda dapat menggunakan kartu kredit untuk mencicil alat elektronik, membayar makanan yang diantar langsung ke rumah, dan memenuhi hobi Anda. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kartu kredit untuk berbelanja online. Mudahnya penggunaan kartu kredit membuat seseorang terkadang tidak menyadari bahwa mereka terlilit utang kartu kredit. Berikut adalah delapan cara untuk menghindari utang kartu kredit:

Punya Dana Darurat

Dana darurat adalah uang yang dapat Anda sisihkan secara teratur setiap bulan untuk hal yang tidak terduga. Dana tersebut dapat digunakan untuk misalnya memperbaiki mobil, membayar tagihan medis, atau situasi darurat lainnya. Dana darurat tersebut juga dapat digunakan jika Anda sudah pensiun nanti. Anda juga harus mempersiapkan dana khusus untuk kejadian tidak terduga ini disertai dengan persiapan matang. Dengan persiapan yang matang, dana simpanan ini dapat membantu jika nanti Anda kehilangan pekerjaan sehingga tidak perlu berutang ke bank. Pisahkan dana simpanan cadangan Anda ke dalam satu rekening yang dapat Anda akses dengan mudah. Cari rekening khusus tabungan yang juga dapat menguntungkan Anda seperti memberikan bunga tinggi untuk tabungan dan lainnya.

Membeli Barang Sesuai Kemampuan

Hindari kesalahan penggunaan kartu kredit dengan  membeli barang – barang yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Anda dapat menghindari terjerat utang kartu kredit dengan membeli barang yang sesuai dengan penghasilan Anda. Jika Anda tidak dapat membayar suatu barang dengan tunai, kemungkinan besar Anda tidak dapat membayarnya. Buatlah daftar limit kartu kredit yang Anda miliki dan kontrol penggunaan kartu kredit Anda sesuai dengan penghasilan yang Anda miliki.

Jangan Lupa Membayar Tagihan Kartu Kredit

Catat tanggal pembayaran kartu kredit Anda. Menunda ataupun lupa membayar tagihan kartu kredit dapat membuat Anda terlilit tagihan yang bisa membengkak. Sekali Anda lupa membayar tagihan, tagihan Anda bulan depan akan lebih banyak lagi ditambah dengan denda keterlambatan dan bunga yang terus berjalan. Hal tersebut akan lebih sulit untuk ditangani karena Anda harus menyediakan uang tambahan lagi untuk membayar bunga dan dendanya. Tidak hanya denda dan bunga yang memberatkan, lupa membayar tagihan juga berpotensi menyebabkan nama Anda jelek di IDI Historis.

Bayar Tagihan Penuh Tiap Bulan

Jika Anda mau menghindari utang kartu kredit, salah satu caranya adalah dengan membayar tagihan penuh tiap bulannya. Jangan menumpuk tagihan kartu kredit dengan membayar hanya dengan minimum payment saja. Dengan cara tersebut, Anda bisa menghindari terjerat utang kartu kredit. Anda tidak perlu khawatir dengan denda dan bunga yang mungkin menjerat Anda karena Anda sudah membayar tagihan penuh. Hal ini berarti Anda harus mengusahakan untuk menggunakan kartu kredit sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Ketahui Tanda Terjerat Utang Kartu Kredit

Banyak orang yang terjerat utang kartu kredit karena mereka tidak sadar kebiasaan finansial yang mereka lakukan merupakan penyebabnya. Jika Anda menyadari tanda – tanda awalnya, Anda dapat terhindar dari utang kartu kredit. Contohnya, saat Anda tidak mampu membayar penuh tagihan tiap bulannya, Anda perlu waspada akan utang yang menumpuk di bulan berikutnya. Selain itu, kebutuhan sehari – hari seperti makanan, baju ataupun BBM haruslah dibayar dengan uang tunai yang Anda punya bukan dengan kartu kredit. Kasus lainnya adalah saat Anda tidak membayar satu tagihan kartu kredit. Lebih lanjut, Anda harus mulai waspada terjebak utang kartu kredit ketika Anda membayar lebih dari harga yang Anda beli karena adanya tambahan bunga. Perlu diingat juga untuk tidak menggunakan kartu kredit untuk membeli barang – barang mahal yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Jangan Melakukan Tarik Tunai dengan Kartu Kredit

Gunakanlah kartu kredit Anda dengan bijak dan sesuai kemampuan. Salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan dengan kartu kredit Anda adalah dengan mengambil uang tunai dengan kartu kredit atau biasa disebut dengan praktik tarik tunai. Jika Anda menarik uang tunai dengan kartu kredit, Anda bisa jadi mendapatkan masalah finansial. Gunakanlah hanya kartu debit untuk menarik uang karena uang yang ada di kartu debit adalah uang Anda dan bukan pinjaman seperti jika Anda menarik uang dari kartu kredit. Menarik uang dari kartu kredit dapat menjadi langkah awal Anda bisa terjerat utang kartu kredit. Segeralah buat perencanaan keuangan dengan matang dan miliki dana simpanan cadangan agar Anda tidak perlu menambah utang dengan menarik uang dari kartu kredit.

Pahami Syarat dan Ketentuan Kartu Kredit

Sebelum Anda memiliki kartu kredit, cari tahu dulu syarat dan ketentuan yang diberikan oleh bank penyedia kartu kredit. Pahami denda dan bunga yang diterapkan ke akun Anda. Selanjutnya, Anda juga harus memahami kapan bunga dan denda tersebut berlaku. Hal tersebut akan membuat Anda waspada dan membayar utang sebelum bunga bertambah dan dikenakan denda. Bunga dan denda yang ada akan membuat Anda semakin bijak dalam menggunakan kartu kredit karena Anda sudah memahami yang Anda bayar bukan hanya yang Anda beli melainkan juga bunga dan dendanya.

Batasi Jumlah Kartu Kredit

Banyaknya kartu kredit yang Anda miliki juga dapat mempengaruhi tagihan Anda. Makin banyak kartu kredit yang Anda punya, makin banyak pula utang yang harus Anda bayarkan. Jika Anda mulai kesulitan untuk mengatur dan mengontrol penggunaan kartu kredit, Anda harus sudah mulai waspada. Mempunyai terlalu banyak kartu kredit dapat mempengaruhi kekuatan finansial yang Anda miliki. Anda harus rajin untuk selalu mengecek kartu kredit yang Anda punya seperti deadline pembayaran, bunga kartu kredit, denda, dan tagihan yang Anda bayarkan.

Kartu kredit tidak melulu menjerumuskan Anda ke utang karena banyak keuntungan yang dapat diperoleh. Namun, tetap ingat untuk selalu menggunakan kartu kredit dengan bijak dan kontrol keuangan Anda. Berikut artikel dari kami, Cara Melunasi Kartu Kredit agar Anda dapat terbebas dari utang.

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).